Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Langkah Gregoria Mariska di Olimpiade Tokyo Gagal di Babak 16 Besar

Damianus Bram • Jumat, 30 Juli 2021 | 21:56 WIB
LANGKAH TERHENTI: Gregoria Mariska kalah dari wakil Thailand Ratchanik Intanon di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (NOC INDONESIA FOR RADAR SOLO)
LANGKAH TERHENTI: Gregoria Mariska kalah dari wakil Thailand Ratchanik Intanon di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (NOC INDONESIA FOR RADAR SOLO)
TOKYO – Gregoria Mariska Tunjung mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 dari cabor bulu tangkis. Turun di kelas perorangan putri, langkah dara manis asal Wonogiri ini terhenti di babak 16 besar.

Hal ini terjadi di Musashino Forest Plaza, Kamis (29/7). Grego (sapaan akrab Gregoria Mariska) kalah dari wakil Thailand Ratchanik Intanon.

Grego kalah dua set langsung. Di game pertama, Gregoria langsung tertinggal 4-11, sebelum akhirnya menutup akhirnya babak dengan kekalahan 12-21.

Di game kedua, Grego tetap tak mampu tampil apik. Pebulutangkis berusia 21 tahun itu bahkan sempat tertinggal jauh 5-11. Gregoria sempat bangkit dan mengejar poinnya menjadi 15-18. Namun, kekalahan tak terhindarkan dengan skor akhir 19-21. Gregoria kalah straight game dari Intanon.

Ayahanda Gregoria Mariska, Gregorius Maryanto tetap bangga dengan pencapaian anaknya.  Walaupun kejutan pulang membawa medali belum kesampaian.

"Doakan saja ke depannya Ria (sapaan akrab lain Gregoria) bisa berprestasi lebih baik lagi," terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin

Dia mengakui tiga laga yang dijalani Gregoria, memang bukan laga yang mudah. Terlebih Grego masih butuh jam terbang lebih. Saat pertandingan kemarin, Maryanto melihat ada banyak catatan yang perlu dievaluasi memang.

"Progresnya memang sudah lumayan bagus. Ketenangannya juga sudah lumayan. Mungkin faktor pengalaman menyiasati nilai krusial saja. Toh Ratchanok memang lebih baik" ujarnya.

Dia tak menampik Grego bermain dengan penuh tekanan.  Banyak penempatan bola yang salah. "Menurut saya ada perasaan bisa menang dalam diri Ria, akhirnya malah jadi bumerang sendiri. Set 1 kurang in, tapi set 2 habis interval Ria sudah mulai tenang dan sudah bisa menemukan pola. Tapi sayang hampir menang (menyalip di set kedua, Red). Tapi akhirnya ya tetap kalah," ujarnya.

Selain Grego, kemarin wakil Indonesia dari kelas tunggal putra Jonatan Christie juga tumbang. Dia kalah dari Shio Yu Qi asal Tiongkok (11-21, 9-21).  Yang cukup mengejutkan malah dari pasangan nomor satu dunia asal Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, yang diluar dugaan kalah dua set langsung dari wakil Malaysia Aaron Chia/Wooi Yik Soh (14-21, 17-21).

Indonesia kini berharap besar pada lima sosok yang masih bertahan, yang akan terjun di tiga kelas berbeda. Kemarin mereka sukses menang Mulai dari pasangan Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), dan pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang lolos ke babak semifinal. Sedangkan Anthony Sinisuka Ginting  (tunggal putra) lolos ke babak quarterfinal. (nik/dam) Editor : Damianus Bram
#Olimpiade Tokyo 2020 #Gregoria Mariska Kalah di Babak 16 Besar #Atlit Bulutangkis di Olimpiade 2020 #Gregoria Mariska Tunjung