Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Klub Sepakbola Putri Surakarta Ingin Solo Jadi Pusat Sepak Bola Wanita

Damianus Bram • Kamis, 19 Agustus 2021 | 01:09 WIB
PEMBINAAN: Pemain Putri Surakarta berlatih di Lapangan Jajar, Kecamatan Laweyan, belum lama ini. (ISTIMEWA)
PEMBINAAN: Pemain Putri Surakarta berlatih di Lapangan Jajar, Kecamatan Laweyan, belum lama ini. (ISTIMEWA)
SOLO – Momen HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-76 disambut antusias oleh banyak pihak. Termasuk kesebelasan Putri Surakarta.

“Selamat HUT Kemerdekaan RI ke-76. Seiring hari kemerdekaan ini, semoga Indonesia segera pulih dari pandemi. Sepak bola jaya, terutama wanita,” terang Sekum Putri Surakarta Dede Irawan kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/8).

Putri Surakarta merupakan klub sepak bola wanita yang berdiri sejak 2015. Mewadahi potensi pemain bola wanita lintas usia, dengan berbagai latar belakang. Bahkan, pemainnya bukan hanya dari Solo saja. Banyak juga pemain daerah lain yang tertarik bergabung. Terutama di eks Karesidenan Surakarta.

“Seperti cita-cita awal berkecimpung di dunia sepak bola, saya ingin sekali Solo menjadi trendsetter sepak bola wanita di Jawa Tengah dan Indonesia. Kami juga merangkul semua klub sepak bola wanita di Indonesia.  Semoga kami senantiasa didukung oleh masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak-pihak lainnya. Agar pembinaan sepak bola wanita di kota ini makin maju,” imbuhnya.

Dede menambahkan, baik tim kepelatihan maupun jajaran manajemen, rutin menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada seluruh pemain. Baik saat beraktivitas di dalam maupun di luar rumah. Yakni mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan meminimalkan aktivitas.

“Kami menyosialisasikan kepada anak didik untuk selalu menjaga prokes. Sebagai upaya membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Kami meminta mereka untuk menjaga kesehatan dan kebersihan,” tuturnya.

Selama pandemi Covid-19, aktivitas latihan Putri Surakarta kurang maksimal. Termasuk dibatalkannya sejumlah agenda kejuaraan.

“Semoga tahun depan turnamen-turnamen bola wanita kembali semarak. Inginnya ada Piala Kemerdekaan khusus wanita di Solo. Selain itu, semoga kompetisi resmi dari PSSI juga bergulir,” harapnya. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Klub Sepakbola Perempuan Putri Surakarta #Klub Sepak Bola Wanita Putri Surakarta #Solo Pusat Sepak Bola Wanita #HUT Kemerdekaan RI ke 76