Sayang, kemenangan ini berbuntut penyerangan terhadap bus pemain Persebi oleh oknum suporter lawan, usai laga.
Ada indikasi mereka kecewa tim pujaannya menelan kekalahan. Oknum pendukung Persitema melampiaskan kekesalahan di luar stadion. Bus pemain Persebi yang melintas di depan Terminal Madureso Temanggung jadi sasaran. Oknum tersebut melempari bus Persebi dengan batu. Beruntung tak ada kaca bus pecah, yang bisa membuat pemain atau official Psrsebi terluka.
“Tak jelas maksud mereka apa? Mungkin kecewa timnya kalah. Kami bersyukur tak sampai ada korban dari pemain atau ofisial dari aksi pelemparan tersebut,” kata Gatot.
Persitema tengah terpuruk karena jadi juru kunci grup E di Liga 3 saat ini. Sebelum kalah dari Persebi, di laga perdananya di Liga 3, Persitema hanya bisa bermain imbang 0-0 kontra Ebod Jaya (31/10).
Sementara itu, hasil lainnya di Grup E Liga 3 Zona Jateng yang digelar kemarin (2/11) Persikama Kabupaten Magelang menang tipis 2-1 atas Ebod Jaya Kebumen. Bagi Persikama, kemenangan ini sebagai pelipur lara setelah di laga pertama ditahan imbang PSISa Salatiga 1-1 (31/10). (nik) Editor : Niko auglandy