Terbukti, perjudian tersebut mujarab. The Dragon –julukan Ferdinand Sinaga– membuktikan kelasnya. Tak tanggung-tanggung, brace-nya ke gawang Persiba yang dikawal Riki Pambudi mengantar Persis unggul 2-0 (0-0). Sekaligus menyegel satu tiket babak semifinal Liga 2.
“Di babak pertama kami banyak ditekan. Akhirnya di babak kedua kami membuat perubahan (strategi) dengan memasukkan beberapa pemain. Bersyukur akhirnya bisa cetak gol,” kata pelatih Persis Solo Eko Purdjianto usai laga.
Perubahan yang dimaksud Eko, salah satunya memasukkan Ferdinand pada menit ke-65. Setelah lini depan Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– mengalami kebuntuan. Dia menggantikan peran Miftahul Hamdi yang tercatat dua kali gagal memaksimalkan peluang emas. Dua menit dimainkan di lapangan, striker 33 tahun tersebut sudah mengancam gawang Persiba lewat tendangan bebas. Sayang, bola melambung tipis di atas mistar.
Kebuntuan bond kebanggaan wong Solo akhirnya pecah pada menit ke-68. Aktornya siapa lagi kalau bukan Ferdinand. Tendangan voli kaki kirinya menghujam deras ke jala Persiba. Setelah menerima umpan crossing Irfan Jauhari yang menyisir dari sisi kiri.
Semenit kemudian Ferdinand lagi-lagi membuktikan kualitasnya. Pemain kelahiran Bengkulu ini mencetak brace menit ke-69. Kali ini dari umpan lambung Beto yang sempat mengecoh Riki Pambudi dan bek lawan. Ferdinand yang berdiri bebas, tanpa ampun menyundul si kulit bundar ke gawang yang sudah melompong.
“Beto tidak mencetak gol. Tapi beto bisa memberi assist. Dan perannya malam ini (tadi malam) begitu besar untuk tim,” imbuh Eko.
Sejatinya, Ferdinand mengemas hat-trick perdananya bagi Persis dalam laga tadi malam. Dan lagi-lagi dari sundulan kepala pada masa injury time babak kedua. Namun, gol tersebut dianulir wasit Choirudin asal Jogjakarta. Karena Ferdinand terlebih dahulu terperangkap offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk kemenangan Persis.
Hasil ini menempatkan Persis di posisi kedua klasemen akhir Grup X babak 8 besar Liga 2. Mengoleksi 6 poin dari tiga kali penampilan. Sekaligus menemani RANS Cilegon FC yang finis di urutan teratas. Usai ditahan imbang Sriwijaya FC dengan skor 0-0 di Stadion Wibawa Mukti Bekasi, tadi malam.
“Saya apresiasi kerja keras pemain. Cukup susah payah, tapi Alhamdulillah kami bisa meraih tiga poin. Terima kasih juga atas dukungan suporter (dari tribun). Kami lolos ke semifinal dan masih ada dua laga yang harus dijalani dengan fokus. Tapi kami akan fokus ke semifinal dulu,” beber pelatih asal Semarang tersebut. (nik) Editor : Niko auglandy