Nah, pintu tampil di ajang tertinggi BRI Liga 1 sekaligus mengapit gelar juara Liga 2 terbuka lebar. Dengan catatan mampu membenamkan Dewa United FC dalam semifinal di Stadion Pakansari Bogor, malam ini (siaran langsung Indosiar pukul 21.00). Kemenangan di laga ini tak hanya mengantar Eky Taufik dkk ke final, namun juga otomatis promosi ke BRI Liga 1 musim depan. Sejarah yang coba ditorehkan setelah Persis tertidur sejak 14 tahun silam.
Tak hanya itu, skuad asuhan Eko Purdjianto juga mengincar target lainnya. Yakni mempersembahkan kado ulang tahun ke-27 kepada direktur utama (dirut) Kaesang Pangarep, yang jatuh tepat pada hari Natal atau 25 Desember kemarin.
“Tim sudah sangat siap untuk pertandingan besok (malam ini). Kami tahu, Dewa United adalah tim kuat. Ada banyak pemain berpengalaman di tim mereka. Saya sudah siapkan mental dan taktik melawan mereka. Semoga hasilnya mulus,” terang pelatih Persis Solo Eko Purdjianto, kemarin (26/12).
Namun, menggapai target tersebut tak semudah membalik telapak tangan. Mengingat lawan yang akan dihadapi bukan tim kacangan. Sejak penyisihan hingga babak 8 besar, Dewa United diklaim sebagai salah satu kandidat penantang gelar juara Liga 2.
Sepanjang penyisihan Grup B, Herman Dzumafo dkk finis sebagai pemuncak klasemen dengan 22 poin. Hasil tujuh kali menang, sekali seri, dan dua kali kalah. Capaian ini berlanjut di babak 8 besar. Mereka lolos semifinal dengan status pemuncak klasemen Grup Y. Meraih tujuh poin dari tiga laga dengan rekor tanpa kekalahan.
“Dewa (United) termasuk tim kuat. Banyak pemain berpengalaman di sana seperti Herman Dzumafo dan nama-nama lainnya,” pesan Eko agar pasukannya selalu fokus dan mewaspadai sepak terjang tim lawan.
Catatan lainnya, Dewa United dihuni sederet pemain jebolan Laskar Sambernyawa. Mulai dari Gufron Al Maruf, Rishadi Fauzi, Slamet Budiono, Susanto, hingga Bayu Nugroho. “Soal eks Persis ataupun mantan pemain yang gabung ke tim sana, saya tidak mikir sampai ke situ. Saya antisipasi Dewa United dengan cara tim. Pasti butuh kerja keras menghadapi mereka,” imbuh Eko.
Pelatih asal Semarang tersebut juga mengingatkan, agar pemain bisa memanfaatkan laga ini dengan maksimal. Karena Persis terbilang salah satu kandidat peraih gelar juara musim ini. “Saya sudah persiapkan tim ini sejak delapan bulan lamanya. Dan kami sangat menantikan bisa tampil di semifinal. Beban pasti ada, tapi itu kami jadikan motivasi,” tegas eks asisten pelatih Bali United tersebut.
Karena tak akan ada hasil akhir seri dalam laga ini, Persis sudah siapkan untuk para penendang penalti. Soal algojo penalti jika di waktu normal dan perpanjangan berakhir imbang, Eko sudah memperhitungkan hal tersebut. “Kami siap di segala macam hal dan situasi. Pemain tetap kerja keras dan team work tetap berjalan,” tegasnya. (nik) Editor : Niko auglandy