Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Anggota Dewan Minta Jaring Pengaman di Sekeliling Stadion Mini Surakarta

Damianus Bram • Rabu, 12 Januari 2022 | 04:14 WIB
Suasana Stadion Mini Surakarta di Kampung Cengklik, Kelurahan Nusukan, Banjarsari. (ISTIMEWA)
Suasana Stadion Mini Surakarta di Kampung Cengklik, Kelurahan Nusukan, Banjarsari. (ISTIMEWA)
SOLO – Proyek Stadion Mini Surakarta di Kampung Cengklik, Kelurahan Nusukan, Banjarsari kelar. Kendati demikian, stadion tersebut masih butuh penambahan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang. Terutama jaring pengaman di sekeliling stadion. Seperti diutarakan ketua Komisi III DPRD Surakarta Y.F. Sukasno saat sidak di stadion tersebut, Selasa (11/1).

Sukasno menjelaskan, banyak masukan dari masyarakat terkait keberadaan Stadion Mini Surakarta. Terutama rendahnya pagar pengaman bola di sekeliling stadion. Warga sekitar mengeluh, karena seringnya bola nyasar ke atap rumah mereka. Mengingat jarak stadion dengan permukiman warga lumayan dekat.

“Bolanya sering lompat pagar pengaman yang sekarang. Sehingga mengenai genteng atau rumah warga,” ungkap Sukasno.

Aspirasi yang dialamatkan ke legislator tersebut, segera disampaikan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta untuk segera ditindaklanjuti. “Sudah kami komunikasikan ke dispora. Tahun ini bisa dipasang (pagar) pengaman (bola),” tambah dia.

Selain itu, legislatif meminta agar pengelolaan Stadion Mini Surakarta segera dilimpahkan ke pemkot. Dalam hal ini di bawah kendali dispora. Harapannya agar masyarakat bisa menikmati fasilitas olahraga tersebut.

“Stadion Mini Surakarta atau Lapangan Cengklik ini tinggal penyerahan dari Kementerian PUPR kepada dispora. Tadi (kemarin) kami sudah lihat dan cek, hasilnya sangat bagus,” imbuh politikus PDIP tersebut.

Ditanya bentuk pengelolaan Stadion Mini Surakarta, Sukasno menunggu kebijakan pemkot. “Kemarin sudah dipakai untuk uji coba main sepak bola anak-anak dari Kelas Khusus Olahraga atau KKO SMP di Solo. Di sekolah ini ditampung anak-anak yang punya potensi macam-macam olahraga, seperti sepak bola,” urainya.

Pada kesempatan ini, legislatif juga memantau progres pembangunan Jembatan Jonasan. Menurut Sukasno, ada beberapa catatan yang harus segera ditindaklanjuti kontraktor. Sebab proyek yang dikerjakan tahun lalu tersebut masih dalam masa pemeliharaan kontraktor.

“Seperti pengaspalan yang kurang rata, inled yang mengganggu pengendara kendaraan roda dua, dan harus dipasang rel blok pengaman di sisi kanan-kiri jembatan,” terangnya.

Selain itu, Sukasno juga menyampaikan terkait proyek lanjutan koridor Jalan Ir Juanda. Tepatnya di sisi barat Jembatan Jonasan. Rencananya, jalan itu akan dilengkapi jalur pedestrian, lampu penerangan jalan umum (PJU), dan peningkatan jalan. (atn/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Stadion Mini Surakarta #Jaring Pengaman di Stadion Mini Surakarta #Komisi III DPRD Surakarta #Dispora Kota Surakarta