Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Putri Surakarta Buka Pintu Tawaran Sambernyawa

Damianus Bram • Rabu, 9 Maret 2022 | 17:49 WIB
LATIHAN DASAR: Penggawa Putri Surakarta berlatih juggling di Lapangan Jajar, Laweyan, belum lama ini. Putri Surakarta belum dapat tawaran dari manajemen Persis Solo. (ISTIMEWA)
LATIHAN DASAR: Penggawa Putri Surakarta berlatih juggling di Lapangan Jajar, Laweyan, belum lama ini. Putri Surakarta belum dapat tawaran dari manajemen Persis Solo. (ISTIMEWA)
SOLO - Bukan hanya Persis Solo dan Liga 1 saja yang akan menjadi magnet bagi publik bola Kota Bengawan. Kompetisi Liga 1 Putri juga menjadi daya tawar tersendiri. Apalagi di Solo, sudah ada wadah bernama Putri Surakarta.

Sayangnya, sejauh ini baik PSSI maupun PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1, belum memberi bocoran terkait kompetisi putri. Namun, Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) H. Nadal mengaku, akan bergulir turnamen Piala Pertiwi, tahun ini.

Setelah itu, menyusul Liga 1 Putri yang akan digeber pada Agustus mendatang. Pada kesempatan ini, PSSI sudah memberi mandat kepada ASBWI untuk menggulirkan kompetisi Liga 1 putri.

“Soal kapan Liga 1 Putri digelar, kami belum tahu kepastiannya. PSSI belum memberi keputusan ataupun pernyataan resmi,” bebernya.

Bagi kubu Putri Surakarta, mereka sudah rindu atmosfer kompetisi. Bisa jadi, mereka diizinkan terjun di ajang Piala Pertiwi. Namun tidak dengan Liga 1 Putri. Solusinya, Putri Surakarta membuka pintu bagi manajemen Persis, jika berniat merekut anak didiknya.

“Kami belum dihubungi (manajemen Persis Solo) secara langsung. Tapi kalau memang pemain kami dibutuhkan, kami persilakan. Asal dengan prosedur pendekatan yang benar,” terang Direktur Program Putri Surakarta Wisnu Wibowo.

Pria yang juga pendiri Putri Surakarta tersebut mengakui, potensi anak didiknya sudah teruji. Dua pemainnya, Bunga Syifa dan Sela Seviany sempat dipanggil training center (TC) timnas, tahun lalu. Selain itu, Putri Surakarta juga berafiliasi dengan Putri Jakarta.

Putri Surakarta juga menjadi daya tarik bagi penggawa timnas. Tercatat empat pemain timnas menyempatkan diri berlatih bersama di Lapangan Jajar, akhir-akhir ini. Mulai dari kiper Fani Supriyanto (eks PSIS Semarang) dan Riska Aprilia (eks PSS Sleman), hingga Ayu Lidya Agustin Meok (eks Bali United) dan Erika Indah Wulandari (eks PSS Sleman).

Sementara itu, terakhir kali Putri Surakarta terjun di sejumlah turnamen di Pati hingga Jakarta. Meskipun gagal jadi juara, minimal bisa menambah jam terbang pemain.

“Kami masih rutin berlatih. Tujuan utama kami adalah pembinaan pemain. Kami terus memotivasi mereka agar bisa berkembang,” imbuh Wisnu. (nik/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#pssi #ASBWI #Klub Sepak Bola Wanita Putri Surakarta #persis solo #Putri Surakarta FC #turnamen Piala Pertiwi #PT Liga Indonesia Baru #Turnamen Sepakbola Wanita