Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Menpora Pantau Kondisi Venue ASEAN Para Games di Solo

Niko auglandy • Senin, 18 Juli 2022 | 23:23 WIB
Menpora Zainudin Amali mengunjungi venue ASEAN Para Games di Kota Solo, Senin (18/7)
Menpora Zainudin Amali mengunjungi venue ASEAN Para Games di Kota Solo, Senin (18/7)
RADARSOLO.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengunjungi Kota Solo kembali, Senin pagi (18/7). Tujuan utamanya adalah melihat venue olahraga di Kota Solo, yang masuk rancangan untuk digunakan sebagai tuan rumah beberapa cabang olahraga di ajang ASEAN Para Games 2022. Yang mana multievent untuk atlet berkebutuhan khusus tersebut akan dimulai 30 Juli mendatang. Yang mana ada 14 cabor di 14 lokasi berbeda yang siap untuk digelar.

Ada lima venue yang dipantau langsung proses renovasi lokasi pertandingannya. Mulai dari sentelban Stadion Manahan yang akan digunakan untuk cabor atletik, lalu bergeser ke lapangan tenis di Manahan yang akan digunakan untuk tenis lapangan, dan ikut memantau venue boccia yang akan di GOR FKOR UNS di kawasan Manahan. Tak sampai disitu, menpora yang ditemani oleh Ketua Pelaksana Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc) Gibran Rakabuming Raka bergeser ke kampus UNS yang ada di Kentingan. Tujuannya adalah untuk melihat venue football 7 A-side di Stadion UNS, dan goalball di GOR UNS.

Menpora melihat cukup detail berbagai aspek. Mulai dari kondisi lapangan pertandingan, arena pendukung untuk penonton dan tentunya atlet yang semuanya adalah berkebutuhan khusus, dan tentunya adalah teknologi ataupun sarpras yang utama ada di semua venue pertandingan.

Dari pantauan di lapangan, menpora sedikit tenang, karena hampir semua venue sudah 100 persen siap untuk digunakan pertandingan. Karena multievent ini akan diikuti berbagai negara di Asia Tenggara lainnya, itu artinya semua aspek pendukung dan yang utama untuk kelancaran pertandingan harus sudah siap.

"Kami sudah memberi tanggung jawab kepada mas wali (sapaan Gibran) untuk menjadi ketua pelaksana di APG ini. Dan setelah kami berkeliling melihat kondisi venue beberapa sudah siap, walaupun persiapannya cukup dadakan," tutur menpora.

Namun menpora mengakui tetap belum 100 persen venue yang sudah direnovasi sudah siap. hal ini lantaran masih ada beberapa aspek yang masih perlu dibuat dan dibenahi.
"Seperti disini (venue boccia) tinggal dipasang lampung settingan dan AC portabel," tuturnya. (nik) Editor : Niko auglandy
#ASEAN Para Games