Smarga membidik kemenangan agar bisa membuka pintu buat tim ini bisa back-to-back winner musim ini. “Kami optimistis di laga ini. Anak-anak harus lebih konsisten. Meskipun sudah leading, mereka tidak boleh lengah,” ungkap Pelatih Smarga Sandy Salomo kepada Jawa Pos Radar Solo, sebagai media partner kompetisi ini, Rabu (12/10).
Ditanya soal persiapan melawan Kartur, Salomo mengakui mental bertanding jadi bekal utama buat timnya. “Saat ini mental tim putra maupun putri sudah siap bertanding di semifinal,” tegas mantan bintang Bhinneka Solo zaman Kobatama tersebut.
Jalan Smarga putra ke big four tentu tak mudah. beberapa lawan sukses mereka kalahkan. Mulai dari kontra SMKN 2 Surakarta (44-16), SMA Regina Pacis Surakarta (38-20), SMAN 1 Gemolong (50-29), dan SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta (92-62).
Smarga juga memiliki beberapa pemain yang cukup potensial, salah seorangnya Timothy John Francis yang di laga sebelumnya melawan PNK (11/10) mencetak 25 poin dan 16 rebound.
Lawan Smarga di big four juga bukan tim ecek-ecek. Di laga sebelumnya, SMAN 11 Semarang dikalahkan SMA Karangturi Semarang dengan skor akhir 60-51. Penyumbang poin terbanyak tim ini di laga tersebut adalah Evan Nicholas Prayitno (21 poin, 4 assists, dan 7 rebound)
Rasa percaya diri tinggi juga ada dibenak Mico. Klub berjuluk Serigala Mojo tersebut optimistis bisa menjegal Loyola di babak big four. Kemenangan atas SMA Pradita Dirgantara (85-47) di fantastic four, jadi bekal Mico sebelum menatap laga selanjutnya. Terlebih Mico membidik bisa mengawinkan gelar tahun ini, yakni DBL dan juga Liga Solo 2022 yang sempat mereka raih belum lama ini.
“Chemistry mereka sudah rapet. Mereka bisa tahu satu sama lain. Memang kami punya pemain bagus, seperti Halmaherano Aprianto Lolaru Hady, namun setidaknya pemain lain bisa melengkapi,” ungkap Pelatih Mico Yullius Dobby.
Siapapun lawannya, Halmaherano Aprianto Lolaru Hady dkk dipastikan siap. Apalagi, sebelum pertandingan Dobby selalu memberikan wejangan ke anak-anaknya, setiap pertandingan itu anggap saja titik final.
“Persiapannya seperti biasa, ada conditioning game dan prepare. Saya juga akan menganalisis lawan dulu lewat video pertandingan yang mereka lakoni sebelumnya,” jelasnya.
Selaras, SMA Kolese Loyola Semarang juga siap menghadang siapapun lawannya. Berbekal, tampilan maksimal saat melawan SMA Tri Tunggal Semarang dalam partai penutup ajang Honda DBL with KFC 2022 Central Java Series-North Region, yang mereka menangi 80-48.
“Bertemu tim dari Solo belum prediksi, tapi kami siap untuk lawan siapa saja. Harapannya Loyola bisa champion di Honda DBL 2022 musim ini,” ungkap Pelatih Loyola Teguh Prasetiyo. (nis/nik) Editor : Damianus Bram