Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ni Made Arianti Putri  Sumbang Emas untuk Indonesia di Cabor Para Atletik Asian Para Games

Niko auglandy • Selasa, 24 Oktober 2023 | 22:09 WIB
Ni Made Arianti Putri (kiri) berusaha terdepan melintas garis finis dalam pertandingan nomor 100m T12 putri para atletik Asian Para Games Hangzhou 2022 di Huanglong Sports Center Stadium, Selasa (24/10/2023). Arianti berhasil meraih medali emas dengan cat
Ni Made Arianti Putri (kiri) berusaha terdepan melintas garis finis dalam pertandingan nomor 100m T12 putri para atletik Asian Para Games Hangzhou 2022 di Huanglong Sports Center Stadium, Selasa (24/10/2023). Arianti berhasil meraih medali emas dengan cat

 

RADARSOLO.COM – Sprinter para atletik Ni Made Arianti Putri memberikan kejutan manis dengan menambah medali emas bagi Indonesia di ajang Asian Para Games 2023 di China, Selasa (24/10/2023)

Dalam lari 100 m T12 putri, Arianti mampu finis dengan catatan waktu 12,52 detik. Torehan ini mengalahkan pelari asal India, Simran dengan waktu 12,68 detik yang meraih medali perak. Kemudian diikuti medali perunggu yang diraih oleh Yaqin Shen dari China dengan waktu, 12,78 detik.

Arianti meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor waktu dalam gelaran Asian Para Games (AiPG) Hangzhou 2022. Ini kali kedua Arianti terjun dalam ajang pesta olahraga terbesar bagi penyandang disabilitas Asia tersebut.

Sebelumnya Arianti tercatat meraih medali perak saat AiPG Indonesia 2018. Namun secara mengejutkan pelari putri ranking tiga Asia itu mampu meningkatkan prestasinya menjadi medali emas.

“Sebenernya medali ini surprise untuk saya, waktu di Asian Para Games Indonesia 2018 saya dapat perak. Kemarin saya di sini ditarget perunggu, berkat bantuan dari berbagai pihak akhirnya saya mendapatkan emas,” kata Arianti.

Tak hanya mendapat emas, Arianti juga menjadi pemecah rekor waktu tercepat pelari putri di nomor 100 m T12 di Asia. Rekor sebelumnya dipegang oleh atlet asal China, Guohua Zhou dengan catatan waktu 12.56 detik yang dicetak 9 tahun lalu.

“Astungkara ini merupakan rekor baru di Asian Para Games,” tambah Arianti dengan gembira.

Perolehan medali emas tak menghentikan Arianti untuk mengejar target pribadinya. Dia ingin menjadi representasi Indonesia di tingkat yang lebih tinggi yakni Paralimpiade Paris 2024.

“Pastinya hasil ini menjadi batu loncatan untuk menjadi lebih baik. Target saya bisa ke Paralimpiade Paris. Medali ini menjadi pemicu dan motivasi untuk tetap latihan, meningkatkan kemampuan supaya saya bisa lebih baik lagi dalam membawa nama Indonesia,” tandasnya.

Dia pun berterimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung kerja kerasnya untuk mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

“Saya berterimakasih kepada NPC Indonesia, Kemenpora dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendoakan dan memberikan kepercayaan kepada Arianti,” tandasnya.

Medali emas Arianti merupakan emas kedua dari cabor para-atletik setelah sehari sebelumnya emas pertama berhasil disumbangkan oleh Saptoyogo Purnomo dari lari 400 m T37 putra. (nik)

Editor : Niko auglandy
#atletik #Asian Para Games #Ni Made Arianti