RADARSOLO.COM – Kesatria Bengawan Solo (KBS) bakal melakoni dua laga home di ajang Indonesian Basketball League (IBL) dalam waktu berdekatan di awal puasa.
Yakni menjamu Borneo Hornbills pada 15 Maret, dan berlanjut kembali meladeni Bima Perkasa Jogja pada 16 Maret. Kedua laga dilangsungkan di Sritex Arena, Solo.
Mengenai dua laga kandang ini, salah satu bintang Kesatria Bengawan Solo Nuke Tri Saputra mengatakan, dia dan rekan-rekannya akan mempersiapkan game sebaik mungkin seperti biasanya.
"Kami nothing to lose. Seperti biasanya kami kerja keras. Pokoknya kasih terbaik buat Kota Solo," ujar Nuke Tri Saputra.
Nuke Tri Saputra juga ingin memperpanjang tren positif Kesatria Bengawan Solo di IBL musim ini.
Seperti diketahui skuad besutan Efri Meldi telah memenangkan lima pertandingan terakhir. Di antaranya melawan Rajawali Medan, Satya Wacana Salatiga (dua kali), hingga RANS Simba Bogor. Ditambah pertemuan pertama melawan Bima Perkasa Jogja, pekan lalu.
"Game (terakhir lawan Satya Wacana Salatiga) berjalan lancar sesuai harapan kami ya maksudnya diberi kemenangan. Semoga di game-game berikutnya kami juga diberi kemenangan," sambung Nuke.
Supaya dapat hasil maksimal, Nuke mengatakan skuadnya juga bakal berbenah. Mengingat saat game terakhir mengalahkan Satya Wacana Salatiga, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, salah satunya faktor defense.
"Kami beberapa kali kecolongan di dalam. Jadi evaluasi berikutnya semua di defense. Semoga kedepan lebih baik, lebih kompak lagi, chemistrynya lebih dapat lagi," bebernya.
Sementara itu, Head Coach Kesatria Bengawan Solo Efri Meldi bersyukur atas tren positif ini.
Eks pelatih Bima Perkasa Jogja tersebut juga mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lupa diri. Dia ingin konsistensi tim tetap terjaga, apalagi pekan depan timnya bakal bersua kembali dengan Bima Perkasa di Sritex Arena.
"Kalau dari game plan memang saya apresiasi anak-anak, mereka game plan bagus. Cuma yang saya remind ke anak anak, tadi kita sempat mengikuti temponya Bima perkasa. Sedangkan karakter kami tidak begitu, saya pengen transisinya lebih kelihatan. Jadi untung anak-anak cepat balik lagi," beber Efri Meldi. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy