RADARSOLO.COM - Lima tahun sudah SMAN 4 Surakarta (Smaracatur) hiatus dari gelaran Developmental Basketball League (DBL). Setelah sekian lama, akhirnya mereka comeback di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Central Java-South di Sritex Arena.
Kembali bangun dari tidur panjangnya, tim yang dipimpin Herlambang Joko langsung kantongi hasil positif di game perdananya musim ini. Smaracatur membekuk SMAN 2 Surakarta 24-14 dalam gim perdana grup E di Sritex Arena, Selasa (24/9).
Usai pertandingan, Herlambang menyebutkan ini sebuah keberuntungan. Di matanya, peta kekuatan timnya dan lawan sejatinya setara. Memang terbukti, di kuarter pertama hingga ketiga jarak kedua kubu tak terlalu jauh.
"Itu kami beruntung saja. Materi sama menurut saya. Kami baru beruntung saja," beber Herlambang kepada Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Perform Sapphire Dance Crew dari SMAN 2 Surakarta di DBL Dance Competition 2024 Pukau Sritex Arena
Jalannya pertandingan berjalan menegangkan, dan Smaracatur tak bisa meraih kemenangan dengan mudah di gim ini.
Di kuarter pertama, Dhandy Dewanto dan kawan-kawan hanya unggul setengah bola. Ya, SMA Catur lebih tinggi satu angka dibanding SMAN 2 Surakarta 4-3. Memasuki kuarter kedua, SMAN 4 malah nihil. 0 poin, sementara SMAN 2 Surakarta lesatkan satu poin (4-4).
Setelah turun minum, SMAN 4 coba bangkit. Menguatkan sisi offense mereka dengan melesatkan delapan poin. Sedangkan SMAN 2 menambah empat poin. Kuarter ketiga berakhir dengan angka 12-8.
Memasuki fase pamungkas, SMAN 4 tancap gas. Dengan menambah 12 poin. Sementara lawan hanya enam poin. Ini cukup untuk mengunci kemenangan perdana SMAN 4 24-14.
"Kami lima tahun tidak ikut. Anak-anak nol. Kami baru latihan. Jadwal dari Januari, kami program baru berjalan Maret. Belum lagi terbentur dengan acara acara lain. Ya sejauh ini cukup bagi kami," tutur Herlambang.
Masih banyak hal yang perlu dibenahi dari timnya. Cukup maklum, seperti yang dijelaskan semua pemain mulai dari nol.
"Salah satunya demam panggung. Anak-anak tadi demam panggung di lapangan," sambungnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy