RADARSOLO.COM - Bintang voli asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova, tiba di Indonesia dan berbagi cerita tentang pengalaman lucunya yang berhubungan dengan tren media sosial Indonesia.
Sabina mengingat kembali momen lima tahun lalu ketika frasa “om telolet om” menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dengan antusias, Sabina ikut meramaikan tren tersebut, meskipun awalnya ia tidak memahami maknanya.
“Ketika frasa itu sedang viral, saya bertanya kepada para penggemar Indonesia tentang artinya. Setelah diberi tahu, saya sangat tertarik dan akhirnya ikut mengunggah frasa itu di akun media sosial saya. Tanggapan dari para penggemar, terutama dari Indonesia, sangat luar biasa,” kenang Sabina sambil tertawa dalamrilis resmi PBVSI.
Musim ini, Sabina akan memperkuat tim Yogya Falcons, yang terdiri dari para pemain muda berbakat Indonesia. Tim ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Dunia U21 yang akan digelar di Indonesia pada Agustus mendatang. Meskipun ada perbedaan usia dan pengalaman antara Sabina dan pemain-pemain muda di Yogya Falcons, hal itu tidak membuat ibu satu anak ini berkecil hati.
Sebaliknya, Sabina justru merasa bersemangat dan antusias untuk bergabung dengan tim.
“Saya sangat menantikan untuk berlatih bersama mereka. Saya yakin, meskipun saya lebih senior, saya masih bisa belajar banyak dari para pemain muda ini, dan mereka juga bisa belajar dari pengalaman saya. Meskipun saya sudah berusia lebih dari 25 tahun, saya masih merasa seperti berumur 17 tahun, hahaha,” ujar Sabina dengan senyum lebar.
Bergabungnya Sabina ke Yogya Falcons diharapkan dapat memberikan dorongan moral dan teknis bagi tim yang baru pertama kali tampil di ajang Proliga. Tim ini akan berkompetisi di antara klub-klub papan atas seperti Jakarta Electric PLN, Jakarta Popsivo Polwan, dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
“Saya yakin kami akan memiliki hubungan yang baik dan solid sebagai tim,” ujar
Sabina penuh percaya diri. “Dengan kerja keras dan kekompakan, kami pasti bisa bersaing dengan tim-tim besar lainnya.”
Kehadiran Sabina juga diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian penggemar voli di Indonesia. Sebagai salah satu pemain yang memiliki basis penggemar kuat di Tanah Air, partisipasinya di Proliga 2025 bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton, baik di stadion maupun melalui siaran langsung.
Proliga 2025 akan digelar di sembilan kota besar di Indonesia, mulai dari Jabodetabek hingga Surabaya dan Yogyakarta, dengan jadwal yang berlangsung dari Januari hingga Mei. Dengan adanya pemain internasional seperti Sabina, kompetisi ini diprediksi akan semakin menarik dan penuh kejutan. (nik)
Editor : Niko auglandy