Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Esports Juga Memberi Dampak Pada Pembentukan Karakter dan Keterampilan Sosial, Ini Penjelasannya

Mannisa Elfira • Rabu, 2 April 2025 | 21:25 WIB
PEMBINAAN: Dua orang anak-anak tengah bermain game di salah satu event yang digelar Persis Solo Esport di Stadion Manahan.
PEMBINAAN: Dua orang anak-anak tengah bermain game di salah satu event yang digelar Persis Solo Esport di Stadion Manahan.

RADARSOLO.COM - Berkembangnya esports, ternyata juga memberi dampak pada pembentukan karakter dan keterampilan sosial atlet. Perlu diingat, esports merupakan sebuah ekosistem yang kompetitif.

Dosen PJKR Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Putri Indah Nazareta menjelaskan, apapun yang bersifat kompetitif akan membentuk karakter, juga melatih keterampilan atlet.

"Nah, dalam esports keterlibatan atlet dalam membangun kerja sama, disiplin, daya juang. Misalnya ketahanan mental hingga kemampuan pikir secara strategis itu biasanya sudah dibuat dalam program latihan yang disusun oleh tim pelatih dan manajemen esports itu sendiri," jelas Zara.

Artinya, atlet esports bukan hanya dituntut keterampilan mekanik atau bermain game saja. Tapi perlu dibarengi dan diimbangi dengan aspek psikologis, emosional, serta sosial. Ketiga aspek ini dinilai sangat penting dalam pertandingan esports.

"Biasanya dalam program latihan itu ada jenis-jenis latihan yang membangun kerja sama tim. Juga kemampuan komunikasi dalam tim. Katakanlah game seperti Mobile Legends Bang-bang, PUBG Mobile, atau mungkin Dota 2 dan lain sebagainya," sebut Zara.

Dalam permainan beregu itu, komunikasi menjadi salah satu kunci terpenting menuju keberhasilan. Seorang atlet harus bisa menyampaikan informasi secara cepat, jelas, dan strategis.

"Jadi kemampuan ini sangat penting untuk menentukan keberhasilan atau kemenangan dari sebuah pertandingan," ucapnya.

Selain komunikasi, atlet juga akan dilatih kedisiplinan, konsistensi, dan manajemen waktu.

Perlu diketahui, perkembangan esports sering ditandai oleh para pemain yang biasanya cenderung bermain di jam-jam malam.

Maka perlu manajemen waktu yang baik, supaya ekosistem tetap berjalan secara baik. "Pastinya juga untuk menghasilkan dampak yang positif," imbuhnya.

Segala program latihan sudah dipersiapkan oleh tim kepelatihan. Misalnya, jadwal latihan. Kemudian bagaimana caranya membuat keputusan terbaik dalam sepersekian detik, mengingat pertandingan esports ini cukup cepat.

"Jadi keputusan sepersekian detik sangat menentukan langkah apa yang akan diambil berikutnya," lanjut Zara.

Berikutnya adalah kontrol diri. Ketika atlet temperamen atau tidak bisa mengontrol emosinya, maka hal tersebut akan memicu komunikasi yang tidak mulus. Akhirnya membuat keputusan yang salah.  

"Risiko paling beratnya adalah mereka akan mendapatkan kekalahan dalam pertandingan tersebut," ulas Zara.

Hal-hal yang sudah disebutkan di atas juga berpengaruh pada kehidupan pribadi atlet. Zara mengatakan keterampilan ini tidak hanya berguna dalam pertandingan, tapi juga bermanfaat juga pada keseharian.

"Karena hal ini akan dilakukan secara berulang ulang," pungkas Zara. (nis/nik)

Editor : Damianus Bram
#keterampilan sosial #pubg mobile #pembentukan karakter #mobile legends bang-bang #uns #Putri Indah Nazareta #Esports