Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Seberapa Bahayanya William Artino Bersama Kesatria Bengawan Solo di IBL 2025, Ini Jawabannya?

Mannisa Elfira • Selasa, 10 Juni 2025 | 17:35 WIB
Penampilan roster Kesatria Bengawan Solo William Artino saat dijamu Prawira Bandung, beberapa waktu lalu.
Penampilan roster Kesatria Bengawan Solo William Artino saat dijamu Prawira Bandung, beberapa waktu lalu.

RADARSOLO.COM - Sentuhannya di paint area bak alarm bahaya. Posturnya jangkung dengan angka 210 cm, tangannya cekatan, lesatannya jarang melenceng, wajahnya selalu ditandai lawan.

Siapa lagi kalau bukan roster impor Kesatria Bengawan Solo (KBS), William Joseph Artino.

Bukan tanpa bukti, jumlah poin yang telah dibukukan untuk Kesatria Bengawan Solo cukup mencerminkan bagaimana bahayanya pergerakan Artino di arena.

Sepanjang fase reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2025, pemain kelahiran 1992 tersebut jadi penyumbang poin tersubur.

Berdasarkan statistik operator kompetisi, center Timnas Taiwan itu telah mengoleksi 495 poin dari 25 penampilannya. Didukung dengan aksi impresifnya dalam mengolah bola pantul, Artino mencetak 316 rebound. Disusul 63 assist, 29 block, dan 34 steal bagi Kesatria Bengawan Solo.

Praktis, per gamenya Artino rata-rata menyumbangkan 19.8 poin per gamenya. Lalu 12.64 rebound, 2.62 assist, 1.16 block, 1.36 steal per game.

Roster berusia 32 tahun itu juga terus dipercaya turun ke arena, buktinya Artino mencatatkan rata-rata 29.56 menit per game.

Skillnya yang ciamik tak hanya dipertontonkan saat memperkuat Kesatria Bengawan Solo, tapi juga saat dia masuk sebagai jejeran roster Foreign Stars pada IBL All-Stars 2025 beberapa waktu lalu.

Jadi terbaik dari yang terbaik, Artino menyabet gelar MVP (most valuable player).

Dalam ajang bergengsi ini, Artino membukukan 33 poin, 16 rebound, dan 5 assist yang membantu Foreign Stars sukses menjegal Indonesian Stars 144-129, Mei lalu.

Baru-baru ini, Artino juga diawasi ketat oleh para roster Prawira Bandung saat mengalahkan Kesatria Bengawan Solo pada lanjutan IBL 2025 di C-Tra Arena, 8 Juni kemarin. Pada pertemuan itu, KBS kalah 78-66 atas tuan rumah.

Mengutip dari rilis IBL, salah satu roster Prawira Bandung Brandis Raley-Ross mengungkapkan bahwa William Artino menjadi target utama yang harus dihentikan pada pertandingan melawan Kesatria Bengawan Solo. Menurutnya, strategi ini menjadi kunci keberhasilan Prawira mengalahkan KBS.

"Ini (kunci kemenangan) soal mengeksekusi taktik pelatih," kata Raley-Ross.

"Seperti tidak banyak melakukan turnover, menyulitkan (William Joseph) Artino dan menjaga para penembaknya. Kami punya taktik tim yang sangat bagus," imbuhnya.

Pada pertandingan itu, keunggulan sejatinya sempat dipegang anak asuh Milos Pejic di dua kuarter awal.

Kesatria Bengawan Solo memimpin 33-37 di babak pertama. William Artino tampil dominan dengan menyumbangkan 11 poin untuk Kesatria Bengawan Solo.

Sayang, energi skuad kebanggaan publik Kota Bengawan mulai terkuras.

Prawira dengan nyamannya menjauhkan menyelip dan margin setelah mencetak 33 poin. Sementara KBS dibungkam dengan 14 poin.

Tren tersebut berlanjut hingga fase pamungkas, KBS harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 78-66.

Dalam pertandingan ini, William Artino mencetak 25 poin dan 16 rebound. Disusul Michael Singletary yang menyumbangkan 16 poin, sembilan rebound, dan tiga steal. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#William Artino #ibl #kesatria bengawan solo #kbs