Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Defense Merosot, Kesatria Bengawan Solo Dijegal Pacific Caesar

Mannisa Elfira • Senin, 16 Juni 2025 | 17:03 WIB
Penampilan roster Kesatria Bengawan Solo William Artino saat dijamu Prawira Bandung, beberapa waktu lalu.
Penampilan roster Kesatria Bengawan Solo William Artino saat dijamu Prawira Bandung, beberapa waktu lalu.

RADARSOLO.COM - Defense Kesatria Bengawan Solo (KBS) kemarin malam cukup bikin Milos Pejic geleng-geleng.

Merosotnya pertahanan membuat William Artino dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Pacific Caesar Surabaya 110-104 di GOR Pacific Caesar, Sabtu (14/6) malam.

Malam itu, anak asuh Milos Pejic sejatinya mengawali babak dengan hasil positif. 34 poin sukses dilesatkan ke ring tuan rumah.

Selisih tipis, Adonnecy Joshua dan kolega hanya mampu mengemas 30. Kuarter pertama berakhir dengan angka 30-34.

Memasuki kuarter kedua, kedua kubu tampil ngotot demi memberikan hasil terbaik pada laga terakhir fase reguler Indonesian Basketball League (IBL).

Masing-masing mengemas poin yang sama. Baik KBS ataupun Pacific sama-sama mengkoleksi 22 poin. Babak pertama masih berakhir dengan keunggulan KBS 52-56.

Usai turun minum, Pacific mengamuk. Mereka melesatkan 30 poin plus membuat Kesatria Bengawan Solo hanya menambah 21 poin.

Tren ini berlangsung hingga fase pamungkas. Tim tamu berusaha mengejar, namun kemenangan berakhir di tangan Pacific 110-104.

Menilik catatan IBL, semua pemain KBS menyumbangkan poin di pertandingan ini. Dimulai oleh William Artino dengan 21 poin, delapan rebound, dan enam assist.

Dilanjutkan Michael Singletary dengan 18 poin, Travin Thibodeaux 15 poin, dan Abraham Wenas 11 poin.

Bench Kesatria kali ini juga menambah 47 poin.

Catatannya ada di rebound. Mengingat Pacific bisa menghasilkan 14 offensive rebound pada pertandingan kali ini. 

"Nothing special (comment) Selamat untuk Pacific, mereka bermain lebih baik. Tanggapan saya, tidak ada yang tertarik (pemainnya) untuk main defense malam ini," ucap Head Coach Kesatria Bengawan Solo, Milos Pejic.

Mantan pelatih Timnas Basket Indonesia itu memahami, para pemain ingin mencetak sebanyak-banyaknya dan memberikan yang terbaik di pertandingan terakhir.

Namun tidak sepatutnya mereka mengabaikan defense.

"Saya paham tapi saya tidak setuju. Saya paham karena ini pertandingan terakhir. Semua pemain juga sudah berpikir mengenai playoffs, saya paham tapi saya tidak setuju," ucap Milos.

Milos mengakui, pertahanan anak asuhnya cukup buruk malam itu. Lubang kekurangan ini bakal segera diperbaiki sebelum persaingan playoffs dimulai nantinya.

"Kami akan main lebih baik nantinya di playoffs," tandas Milos.

Setali tiga uang, perwakilan pemain Kesatria Bengawan Solo Komink menyadari betul faktor kekalahan skuadnya malam itu.

Seperti yang pelatih jelaskan, defense Kesatria Bengawan Solo membuat pemain lawan leluasa mencetak poin.

"Offense kita bagus tapi defensenya jelek. Ya betul, pikiran kita udah ke playoffs. Tapi kita tidak boleh begitu. Kita harus perbaiki diri.

Dari game kali ini kita jadi tersadar, bahwa kita harus memperbaiki defense dan peer kita masih banyak," ucap Komink. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#ibl #kesatria bengawan solo #kbs