RADARSOLO.COM - GOR Indoor Manahan siap menjadi saksi pertarungan local player pada ajang IBL All Indonesia 2025.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo Rini Kusumandari memastikan kesiapan venue yang relatif tak mengalami kendala berarti.
Rini menyatakan kesiapan GOR Indoor Indoor Manahan sama seperti event sebelumnya. Sebagai pengingat, venue berkapasitas 3.800 tersebut baru saja menjadi tuan rumah event bulutangkis internasional, ASIAN Junior Championship, Juli kemarin.
"Kesiapannya masih sama. Koridor dan saprasnya juga masih sama, belum ada penambahan," ucap Rini.
Rini memastikan, secara keseluruhan tidak ada masalah. Hanya saja, masih ada beberapa fasilitas yang perlu dilengkapi, salah satunya pendingin ruangan.
"Secara fisik tidak ada masalah, semua sudah siap. Nanti paling kita menunggu pengadaan AC semoga bisa cepat," tuturnya.
Jelang tip-off, Pemerintah Kota Solo terus melakukan koordinasi bersama Indonesian Basketball League (IBL) dan KUY Entertainment sebagai penyelenggara turnamen. Berkomunikasi apa saja yang perlu ditambah demi kesuksesan turnamen.
"Nanti kami koordinasi untuk perparkiran dan juga dari panitia penyelenggara koordinasi secara teknis," lanjut Rini.
Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah mengaku, pemilihan Kota Solo sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kota Bengawan ditunjuk karena memiliki animo penggemar basket yang kuat dan sejarah yang melekat dalam pembinaan pemain.
"Animo basketnya salah satu yang terbaik, historicalnya, regenerasinya baik dari zaman dahulu. Kali ini juga fasilitas yang cukup megah dan baik," kata Junas.
"Kami koordinasi untuk memastikan hal secara teknis nonteknis perlu disiapkan supaya nanti penyelenggaraan baik untuk atlet dan penonton. Semoga bisa membawa nama, promosi yang baik tentang penyelenggaraan di Solo," lanjutnya.
Sementara itu, turnamen ini bakal diikuti 13 kontestan. Wakil Kota Bengawan, Kesatria Bengawan Solo tergabung dalam Grup B. Abraham Wenas dan kawan-kawan akan bersaing dengan Hangtuah Jakarta, Bali United Basketball Club, Pelita Jaya Basketball Jakarta, Satya Wacana Salatiga, dan RANS Simba Bogor.
Sedangkan Grup A dihuni oleh Rajawali Medan, Satria Musa Pertamina Bandung, Tangerang Hawks, Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, Dewa United Banten, dan Borneo Hornbills. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy