RADARSOLO.COM – Sritex Arena di pusat Kota Solo bergemuruh, Selasa siang (16/9). Empat ratusan pelajar berkaos hitam tak berhenti bersorak untuk mendukung tim basket putra SMA Muhammadiyah 1 Surakarta (Muhi) dalam pertandingan perdana Honda Developmental Basketball League (DBL) with Kopi Good Day 2025 Central Java-South.
Mereka adalah Brigade Tauhid, barisan suporter setia Muhi -sebutan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta-. Dengan koreografi raksasa bergambar pejuang basket dan simbol Sparta di tengahnya, dukungan itu terasa megah sekaligus emosional.
Dari awal tip-off hingga akhir pertandingan, suara mereka tak pernah berhenti demi mendukung skuad tercintanya, Muhi. Untuk mempertegas dukungannya, mereka menarik koreo saat kuarter ketiga berjalan.
"Ada 400 orang dari Muhi, kami motoran ke sini," ucap perwakilan Brigade Tauhid, Faris Hakim Maulana kepada Jawa Pos Radar Solo.
Memboyong banyak suporter ke Sritex Arena, Brigade Tauhid tak kesulitan. Faris menjelaskan, sebelum acara mereka sudah rutin berkomunikasi dan berkoordinasi.
"Karena kami sebelum acara pasti sudah ada briefing, kami di tempat sudah dibagi. Jadi kita koordinir juga gampang, tidak terlalu susah," jelasnya.
Sementara itu, Faris menjelaskan, koreo yang dipasang Brigade Tauhid menceritakan tentang situasi Muhi yang selalu senantiasa didukung oleh suporternya. Sementara, Sparta di tengah itu simbol dari Brigade Tauhid sendiri.
"Kami mempersiapkan ini sudah sejak tiga minggu yang lalu. Selain itu, kami juga bawa sekitar 11 lagu untuk menyuntikkan semangat ke tim Muhi," sebutnya.
Siang ini, Muhi sukses membekuk lawannya MAN 1 Surakarta dengan skor 15-18 dalam pertandingan perdana Honda Developmental Basketball League (DBL) with Kopi Good Day 2025 Central Java-South. Faris mewakili Brigade Tauhid sangat mengapresiasi dan bangga pada timnya.
"Latihannya tidak sia-sia juga. Kami juga sudah jauh-jauh hari mempersiapkan buat event ini. Jadi terima kasih pokoknya buat suporter, teman-teman basket sudah berjuang sampai menang," tuturnya.
"Semoga kedepannya juga bisa membuahkan hasil yang lebih baik lagi," lanjutnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy