Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

PNK Solo Lolos ke Final Party Honda DBL Central Java Championship, Usai Tumbangkan Wakil Semarang dengan Sangat Dramatis

Niko auglandy • Senin, 29 September 2025 | 06:00 WIB
Bintang SMA PNK Solo Maxellian Radika (nomor punggung 13) saat melakukan free throw di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Java Championship ‎
Bintang SMA PNK Solo Maxellian Radika (nomor punggung 13) saat melakukan free throw di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Java Championship ‎

RADARSOLO.COM - SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Solo kembali membuktikan diri sebagai kekuatan basket Solo yang tak bisa dipandang remeh.

Lewat duel dramatis di GOR Sahabat Semarang, Minggu (28/9), PNK mengamankan tiket Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Java Championship dengan cara paling menegangkan, yakni ditentukan hanya oleh dua lemparan bebas di detik terakhir.

‎Drama itu di babak fantastic four central Java Championship antara juara South Region melawan runner up North Region akhirnya pecah di GOR Sahabat Semarang, Minggu (28/9).

Pertandingan panas antara PNK melawan SMAN 11 Semarang berakhir dengan skor tipis 74-72.

Skuad PNK sempat memimpin nyaman 63-48 hingga kuarter ketiga.

Namun, Sebelas bangkit di menit-menit akhir dan sukses menyamakan kedudukan 72-72 saat laga tersisa 15 detik.

‎Petaka datang setelah foul Muhamad Alfiansyah menghadiahkan dua free throw untuk PNK.

Maxellian Radika Buntaran yang maju sebagai eksekutor tampil dingin. Dua tembakannya masuk sempurna, sekaligus mengantarkan PNK ke Final Party.

‎“Wah, nggak expect bakal sepanas ini. SMAN 11 Semarang three point-nya banyak banget, sampai hampir comeback. Kami juga agak kecapekan, defense kurang rapat, cuaca panas banget,” kata Max usai laga, dilansir dari laman resmi DBL Indonesia.

Baca Juga: Final Ketiga PNK vs Smarga di Honda DBL Penuh Drama: Revans Yang Cukup Menegang, Buat Sritex Arena Membahana

‎Meski sempat gugup, doa dan ketenangan jadi kunci.

“Deg-degan banget! Tapi sebelum free throw, aku sempet berdoa dalam nama Tuhan Yesus. Untung masuk dua-duanya. Coach juga bilang tenang. Kalau kita tenang, bisa menang,” bebernya.

‎PNK kini menanti lawan berat di Final Party: SMA Karangturi Semarang atau SMA Warga Surakarta.

“Kalau boleh milih, aku pengin ketemu Karangturi biar bisa balas kekalahan tahun lalu,” ujar Max.

‎Pemain bernomor punggung 13 itu juga menyimpan ambisi pribadi. Ia ingin mengikuti jejak sang kakak, Marcella Radika Buntaran, yang pernah mencicipi pengalaman sebagai campers DBL.

“Dari kecil liat cici main basket, jadi ikut. Cici sempat masuk First Team. Aku juga mau bisa ke DBL Camp,” tutupnya. (nik)

Editor : Niko auglandy
#SMA Pelita Nusantara Kasih #PNK #Honda DBL #SMAN 11 Semarang