Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Turnamen Para Bulutangkis Dunia Kembali Menghiasi Kota Solo

Mannisa Elfira • Kamis, 23 Oktober 2025 | 05:23 WIB
Atlet andalan Indonesia Leani Ratri Oktila saat mengikuti sebuah kejuaraan.
Atlet andalan Indonesia Leani Ratri Oktila saat mengikuti sebuah kejuaraan.

RADARSOLO.COM - Duel kelas dunia bakal menghiasi GOR Indoor Manahan, 29 Oktober hingga 2 November mendatang.

Total 24 negara akan bertarung di ajang Polytron Indonesia Para Badminton International (PIPBI) 2025, turnamen bergengsi yang tahun ini naik level ke Grade 2 Level 1 versi BWF.

Bagi atlet andalan Indonesia Leani Ratri Oktila, naiknya level turnamen sangat membanggakan bagi atlet Tanah Air.

Peningkatan ini membakar percaya diri sekaligus mendorong motivasi bagi atlet muda untuk terus berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

"Tahun ini persaingan akan jauh lebih sengit karena jumlah peserta meningkat dan banyak negara besar ikut turun. Tapi saya yakin Indonesia memiliki kekuatan merata di hampir semua nomor. Saya pribadi menargetkan bisa meraih tiga medali emas, semoga hasil terbaik dapat kembali dipersembahkan untuk Indonesia," tegas Ratri.

Dalam pertempuran ini, peraih medali emas Paralimpiade Paris 2024 ini akan unjuk gigi di tiga nomor, yakni Tunggal Putri SL 4, Ganda Putri SL 3 - SU 5 berpasangan Khalimatus Sadiyah, serta Ganda Campuran SL 3 - SU 5 dengan Hikmat Ramdani.

Bukan hal yang mudah, apalagi jumlah partisipan bertambah.

Dari 10, kini turnamen ini akan diikuti oleh 24 negara. Di antaranya, Australia, Azerbaijan, Belgia, Brazil, China, Chinese Taipei, Denmark, Egypt, Inggris, Perancis, German, India, Italia, Malaysia, Nigeria, Peru, Singapura, Spanyol, Thailand, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Wales dan tuan rumah Indonesia.

Turnamen mempertandingkan 22 kategori.Yakni, sektor tunggal putra dan putri masing-masing enam kategori, ganda putra empat kategori, ganda putri tiga kategori, dan ganda campuran tiga kategori dengan klasifikasi WH 1, WH 2, SL 3, SL 4, SU 5 dan SH 6.

President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono menegaskan, peningkatan level turnamen menjadi bukti nyata kepercayaan dunia terhadap Indonesia.

"Tentunya, meningkatnya level turnamen ini akan membuat nuansa pertandingan menuju podium tertinggi semakin ketat dan menarik," ujarnya.

Di samping itu, dia juga menaruh harapan besar turnamen ini akan menjadi pijakan bagi para atlet untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi lagi di panggung dunia di masa mendatang.

"Untuk itu, kami berharap agar PIPBI 2025 berjalan lancar dan sukses sehingga membawa kenangan manis bagi setiap individu yang berpartisipasi, baik bagi para atlet, ofisial hingga seluruh pihak yang terlibat. Selamat bertanding dan selalu junjung tinggi sportivitas," lanjut Victor.

Wasekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Para Badminton International 2025, Rima Ferdianto mengungkapkan, turnamen ini menjadi ajang penting perebutan poin menuju Paralympic Los Angeles 2028. Sekaligus persiapan menuju ASEAN Para Games ke-13.

"Kami berharap agar turnamen ini bermanfaat dalam mendukung atlet para badminton untuk terus berpartisipasi dalam upaya mereka meraih mimpi tertinggi," pungkas Rima. (nis/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Para Badminton #bulu tangkis