Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

306 Atlet Mulai Jalani TC Menuju ASEAN Para Games 2025, Ini Cabor Yang Dibidik Indonesia

Niko auglandy • Senin, 10 November 2025 | 03:00 WIB

FOKUS: Atlet catur tengah fokus menjalani latihan jelang terjun di ASEAN Para Games 2025.   
FOKUS: Atlet catur tengah fokus menjalani latihan jelang terjun di ASEAN Para Games 2025.  
 

RADARSOLO.COM – Kontingen Indonesia mulai melakukan persiapan intensif menuju ASEAN Para Games XIII 2025. Sebanyak 306 atlet dari 18 cabang olahraga (cabor) resmi menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) mulai 1 November.

Pemusatan latihan dibagi menjadi dua wilayah. Sebanyak 291 atlet dari 17 cabor menjalani latihan di Kota Solo dan sekitarnya, sedangkan 15 atlet cabang tenpin bowling ditempatkan di Jakarta Utara.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) Rima Ferdianto mengatakan, seluruh atlet kini telah bergabung untuk fokus menyiapkan diri. Mereka akan didampingi 95 pelatih, 91 tenaga pendukung, dan 18 manajer tim.

“Saat ini semua sudah berkumpul. Kami berharap para atlet bisa memaksimalkan kemampuan di sisa waktu sekitar 2,5 bulan. Mudah-mudahan dengan konsentrasi penuh, Indonesia bisa berjaya di Thailand,” ujar Rima di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (8/11).

Seluruh proses latihan ini dipantau langsung oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani. Sejak Jumat (7/11), Reda meninjau berbagai venue latihan dan bahkan memilih bermalam di PPPI Delingan untuk melihat langsung kondisi para atlet.

Dalam arahannya di hadapan ratusan atlet di Dining Hall PPPI Delingan, Sabtu (8/11), Reda menegaskan pentingnya menjaga mental dan fokus menjelang kompetisi.

“Waktu kita tinggal 2,5 bulan. Walau singkat, harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan mengeluh, karena keluhan hanya membuat kita lemah. Fokuslah pada hal positif,” pesannya.

“Tugas kalian sekarang adalah meraih prestasi terbaik, membawa pulang medali untuk Indonesia dan keluarga. Kalau sudah berprestasi, tentu keluarga bangga dan bonus dari pemerintah akan menyusul,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI itu turut menceritakan pengalamannya saat menginap di PPPI Delingan. Menurutnya, fasilitas asrama yang disediakan sudah cukup memadai.

“Dari sisi kebersihan oke, fasilitasnya juga lengkap. Mulai dari kasur empuk sampai wireless charging tersedia. Rasanya seperti di hotel,” puji Reda.

Sementara itu, atlet para tenis meja, Komet Akbar, menuturkan bahwa persiapan awal berjalan dengan baik. Program latihan yang diberikan pelatih membuat para atlet semakin termotivasi.

“Persiapan sudah bagus. Setiap hari kami dipantau langsung pelatih. Mudah-mudahan hasilnya maksimal dan kita bisa mempertahankan gelar juara umum,” ujarnya.

Komet juga memuji perhatian Reda Manthovani yang terjun langsung meninjau latihan.

“CdM kita luar biasa, sampai menginap di sini dan ikut memantau langsung. Motivasi seperti ini membuat kami semakin semangat untuk meraih hasil terbaik,” ucapnya.

Rencananya, ASEAN Para Games XIII 2025 akan digelar di Kota Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026. (nik)

Jumlah Atlet Indonesia dalam TC di ASEAN Para Games 2025:

  1. Para Atletik (56 atlet)
  2. Para Panahan (10 atlet)
  3. Para Bulu Tangkis (21 atlet)
  4. Boccia (11 atlet)
  5. Para Catur (18 atlet)
  6. Para Balap Sepeda (8 atlet)
  7. Sepak Bola CP (16 atlet)
  8. Goalball (6 atlet)
  9. Para Judo (20 atlet)
  10. Para Angkat Berat (14 atlet)
  11. Para Menembak (9 atlet)
  12. Voli Duduk (16 atlet)
  13. Para Renang (27 atlet)
  14. Para Tenis Meja (36 atlet)
  15. Tenpin Bowling (15 atlet)
  16. Anggar Kursi Roda (8 atlet)
  17. Tenis Kursi Roda (4 atlet)
  18. Basket Kursi Roda (11 atlet)
Editor : Niko auglandy
#Kejuaraan #ASEAN Para Games #tc