RADARSOLO.COM - Anak-anak Solo Raya kembali harumkan nama negara. Bendera Merah Putih berkibar di lintasan atletik. Maria Magdalena Vitasari mengunci podium tertinggi usai menjadi yang tercepat pada nomor Lari 200 Meter Putri T35–38 Asian Youth Para Games Dubai 2025.
Dara muda kelahiran 19 Januari 2009 itu tak menyangka jalannya bisa sampai ke medali emas. Vita -sapaan akrabnya- bahkan sempat meragu. Cukup maklum, inilah kali pertama Vita turun di kejuaraan luar negeri.
"Senang rasanya, soalnya baru pertama kali ini lomba di luar Indonesia," ucap Vita kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (14/12).
Pesaing-pesaing Vita juga bukan lawan yang mudah dikalahkan. Dalam pertempuran ini, siswa yang pernah bersekolah di SLB D YPAC Solo tersebut menghadapi perlawanan Arab, Iraq, Korea, Bahrain, plus sesama sprinter dari Tanah Air.
"Deg-degannya itu kerasa banget. Dari berbagai negara, saya sendiri yang pendek. Jadi awalnya saya juga sempat ratu, karena pendek, langkah nggak panjang," jelasnya.
Kendati demikian, Vita tetap sumringah. Torehan emas ini dipersembahkan untuk negara tercinta. Sekaligus pelecut semangat bagi Vita untuk meneruskan kemampuannya di lintasan.
Sebagai informasi, Vita memulai latihan lari sejak duduk di bangku kelas IV SD. Latihannya sempat terhenti imbas Covid-19, Vita kembali mengasah kemampuannya saat duduk di bangku kelas VI SS.
Sejak saat itu, banyak kejuaraan yang diikutinya. Mulai dari kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional. Vita juga menorehkan prestasi di Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Solo 2024. Kala itu, dia menyumbangkan medali emas bagi Jawa Tengah di nomor putri lari 100 meter T37-38. Vita menjadi yang tercepat dengan waktu 15.72 detik. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy