RADARSOLO.COM— DPP Perbasi resmi mengumumkan 12 pemain tim nasional basket putra Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025.
Komposisi skuad kali ini sarat wajah baru, sinyal kuat regenerasi sekaligus ambisi besar: merebut emas untuk Merah Putih.
Pemilihan roster dilakukan setelah rangkaian seleksi ketat dan pemusatan latihan panjang. Training camp di bawah komando David Singleton sudah dimulai sejak September 2025.
Dari proses itu, hanya empat pemain yang kembali bertahan dari skuad SEA Games 2023: Yudha Saputera, Dame Diagne, Julian Chalias, dan Andakara Prastawa Dhyaksa.
Selebihnya, timnas dihuni nama-nama segar. Hendrick Xavi Yonga dan Putu J. Satria Pande (Pelita Jaya Jakarta), Patrick Nikolas serta Rio Disi (Dewa United Banten) menjadi bagian dari generasi baru yang diharapkan membawa energi berbeda.
Sementara itu, Ponsianus Nyoman Indrawan dari Kesatria Bengawan Solo dipercaya sebagai pemain paling senior, menjadi penyeimbang di ruang ganti.
Kombinasi pemain muda dan berpengalaman itu langsung menunjukkan hasil di laga perdana. Timnas basket putra Indonesia membuka SEA Games 2025 dengan performa impresif.
Menghadapi Myanmar, Indonesia tampil dominan dan menang telak 114-35, Sabtu (13/12), di Nimibutr Stadium, Bangkok.
Kemenangan besar tersebut menjadi modal penting bagi skuad Garuda yang tergabung di grup berat bersama Thailand, Singapura, dan Myanmar. Selain margin skor mencolok, laga pembuka ini juga menunjukkan kedalaman skuad dan kesiapan fisik hasil pemusatan latihan panjang.
Selain nama-nama baru, Indonesia juga diperkuat pilar utama seperti Abraham Damar Grahita, Agassi Goantara, serta Derrick Michael Xzavierro yang saat ini berkarier di Long Beach State, Amerika Serikat.
Kehadiran Derrick menambah dimensi atletisme dan pengalaman internasional di dalam tim.
Perjalanan masih panjang. Namun satu hal sudah jelas: timnas basket putra Indonesia tak datang ke Thailand sekadar berpartisipasi. Dengan roster muda, agresif, dan penuh talenta, Garuda menegaskan diri sebagai penantang serius medali emas SEA Games 2025.
Myanmar Dibuat Babak Belur
Tim nasional basket putra Indonesia membuka langkah di SEA Games 2025 Thailand dengan cara yang menggetarkan.
Menghadapi Myanmar pada laga perdana Grup B, skuad Merah Putih tampil tanpa kompromi dan menang telak 114-35 di Nimibutr Stadium, Sabtu (13/12).
Kemenangan mencolok ini menjadi modal awal yang sangat berharga dalam perburuan prestasi di pesta olahraga Asia Tenggara.
Dominasi Indonesia sudah terlihat sejak tip-off. Tekanan agresif di kedua sisi lapangan membuat Myanmar kesulitan mengembangkan permainan. Alhasil, jarak skor terus melebar hingga mencapai 79 poin di akhir laga.
Derrick Michael Xzaverio tampil sebagai motor permainan. Meski hanya bermain 12 menit dan turun dari bangku cadangan, pebasket yang kini berkarier di Amerika Serikat itu mencatatkan 19 poin, 13 rebound, dan dua block.
Penampilan ini sekaligus menjadi momen kembalinya Derrick ke timnas setelah terakhir kali membela Indonesia di FIBA Asia Cup 2022.
Tak hanya Derrick, kontribusi merata menjadi kunci kemenangan telak Indonesia. Seluruh 12 pemain yang diturunkan berhasil mencatatkan angka.
Empat di antaranya membukukan double digit points, yakni Yudha Saputera dengan 17 poin, Agassi Yeshe Goantara 11 poin, serta Julian Alexandre Chalias yang juga tampil solid sepanjang laga.
Menariknya, meski unggul jauh, tidak ada satu pun pemain Indonesia yang bermain lebih dari 22 menit. Hal itu menunjukkan kedalaman skuad sekaligus efektivitas rotasi yang diterapkan tim pelatih.
Margin kemenangan 79 poin ini menjadi yang terbesar kedua bagi Indonesia dalam tiga edisi SEA Games terakhir.
Rekor margin tertinggi masih tercatat pada SEA Games 2023 Kamboja, saat Indonesia menghajar Laos dengan skor telak 141-37.
Dengan start impresif ini, timnas basket putra Indonesia mengirim pesan jelas kepada para pesaing di Grup B.
Perjalanan memang masih panjang, namun Garuda sudah menancapkan klaim sebagai salah satu kandidat kuat peraih medali emas. (nik)
Editor : Niko auglandy