RADARSOLO.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda Shorinji Kempo asal Surakarta Sabella Letiza Orvala. Siswi kelas 2 SMAN 1 Surakarta ini konsisten meraih medali di berbagai kejuaraan tingkat kota hingga nasional berkat latihan disiplin yang dijalaninya sejak kelas 4 SD.
Sabella mengungkapkan, rutinitas latihannya tergolong padat dan menuntut kedisiplinan tinggi. Setiap hari dia mengikuti program latihan fisik dan teknik di beberapa lokasi berbeda.
“Setiap hari saya latihan mengikuti program dari Kempo. Saya biasanya latihan di dispora dari jam 07.00 sampai 09.00 pagi, kemudian dilanjutkan latihan teknik dari jam 14.00 sampai jam 20.00 di Waras Pratama,” ujar Sabella, Jumat (9/1).
Selain latihan intensif, Sabella juga menjaga pola makan dan berat badan di kelas pertandingan 55 kilogram. Dia harus memastikan berat badannya tetap ideal agar performa maksimal.
“Saya menjaga pola makan karena saya ikut nomor pertandingan kelas 55 kilogram. Jadi harus menjaga berat badan supaya tidak over. Saya juga tidak minum es karena itu mempengaruhi fisik saya,” katanya.
Meski telah berpengalaman mengikuti berbagai kejuaraan, Sabella mengaku tetap merasakan grogi menjelang pertandingan, terlebih saat harus turun di lebih dari satu nomor lomba.
“Paling grogi itu sebelum main karena melihat lawan-lawan dari kota lain yang persiapannya mungkin lebih matang. Apalagi saya tidak main di satu nomor saja, bisa dua atau tiga nomor, jadi takut mainnya tabrakan,” ungkapnya.
Untuk mengatasi rasa gugup tersebut, Sabella memilih menenangkan diri dan menguatkan mental dengan motivasi dari pelatih.
Sabella mulai mengenal Shorinji Kempo sejak tahun 2017 saat duduk di bangku kelas 4 SD. Ketertarikannya berlanjut hingga mengikuti pertandingan pertama pada tahun 2019.
“Saya suka kempo sejak tahun 2017. Awalnya tertarik karena asik dan dapat banyak teman,” ungkapnya.
Ke depan, Sabella berharap prestasinya terus meningkat dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Pastinya saya ingin prestasi saya naik terus dan bisa juara lagi. Suatu saat saya ingin main di tingkat yang lebih tinggi, seperti PON bela diri. Target terdekat nanti saya main lagi di Porprov tahun ini,” katanya.
Menurutnya, hasil akhir bukanlah segalanya. Dia menilai penampilan maksimal di arena pertandingan adalah hal terpenting.
“Menang kalah itu hal biasa. Yang terpenting bisa memberikan penampilan yang maksimal,” tegasnya.
Sejumlah prestasi telah diraih Sabella, di antaranya medali emas pada Porprov Jawa Tengah 2023, Popda Jawa Tengah 2023 dan 2024, medali perak pada Porprov 2025 dan berbagai kejuaraan nasional lainnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Surakarta Anung Haryanto menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian dan semangat yang ditunjukkan Sabella.
“Dia punya semangat dan prestasi yang baik di bidang akademik maupun nonakademik. Rutin latihan seminggu empat kali di Manahan, dan prestasi yang ditorehkan juga sudah banyak,” ungkap Anung.
Dia berharap Sabella dapat terus mengembangkan bakatnya dan melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi.
“Kami berharap Sabella bisa melanjutkan bakat kempo hingga tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama baik sekolah, daerah hingga Indonesia,” pungkasnya. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy