RADARSOLO.COM - Timnas Futsal Indonesia berhasil meraih kemenangan tipis atas Malaysia pada lanjutan ASEAN Futsal Championship 2026, Selasa (7/4/2026). Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak pemain asal Sragen, Guntur Ariwibowo Sulistyo, yang menjadi penentu hasil akhir laga.
Meski berhasil mengamankan tiga poin, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya disambut dengan kepuasan. Pelatih Hector Souto Vazquez justru melihat masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh timnya.
Pelatih asal Spanyol itu menilai performa anak asuhnya belum stabil sepanjang pertandingan. Ia menyebut Indonesia sempat tampil baik, namun gagal menjaga konsistensi permainan hingga akhir laga.
“Kami coba main bagus tapi kadang-kadang tidak main bagus. Kita mencoba bermain 100 persen tapi tidak mendapatkan penyelesaian yang bagus,” ujar Hector Souto dalam konferensi pers.
Baca Juga: Hotel Sahid Jaya Solo Wadahi UMKM lewat Sunday Market di Hotel
Masalah utama yang disorot adalah efektivitas serangan yang masih jauh dari harapan. Sejumlah peluang yang tercipta di depan gawang lawan tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol tambahan.
Padahal, secara permainan, Indonesia dinilai cukup mampu mengontrol jalannya laga. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat keunggulan yang diraih tidak berkembang signifikan.
“Pada akhirnya saya pikir kita harus menang dengan skor lebih dari itu dan itu situasi yang benar-benar menyedihkan,” tegasnya.
Selain itu, Souto juga menyoroti aspek koordinasi dan kerja sama antarpemain. Ia mengakui bahwa chemistry tim pada beberapa momen pertandingan masih belum terbentuk dengan baik.
“Chemistry antar pemain pada momen tertentu tidak terlalu bagus dan itu normal,” tambahnya.
Di sisi lain, Indonesia juga sempat kesulitan menghadapi pola permainan Malaysia yang mengandalkan bola-bola lambung. Situasi tersebut membuat ritme permainan Indonesia beberapa kali terganggu dan tidak berkembang maksimal.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi tim pelatih, terutama dalam hal adaptasi terhadap variasi taktik lawan. Evaluasi mendalam dibutuhkan agar kelemahan serupa tidak kembali terulang di laga berikutnya.
Selanjutnya Indonesia akan menghadapi Timnas Australia dalam penentuan sebagai juara grup B ASEAN Championship Futsal 2026, Rabu (8/4/2026) pukul 12.30 WIB. Laga ini akan menjadi proses penyempurnaan Timnas Futsal Indonesia dan Timnas Australia akan menjadi benchmark yang baik untuk timnas bisa bersaing dengan tim-tim dunia. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy