RADARSOLO.COM – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menunjukkan ketangguhan mental saat menumbangkan Jakarta Elektrik PLN Mobile dengan skor 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) pada laga Final Four Proliga 2026 di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (12/4) malam.
Kemenangan ini menjaga peluang tim yang diperkuat Megawati Hangestri Putri itu untuk melangkah ke Grand Final, dengan hanya membutuhkan satu kemenangan tambahan.
JPE langsung tampil agresif sejak set pertama hingga kedua. Koordinasi permainan berjalan rapi, dengan distribusi bola yang efektif dan serangan yang sulit dibendung. Meski sempat ditekan di poin akhir, mereka mampu mengamankan dua set awal dengan skor identik 25-22.
Namun, Elektrik PLN bangkit di set ketiga dan keempat. Mereka mengubah pola permainan dengan variasi serangan cepat dan berhasil memanfaatkan menurunnya fokus JPE hingga memaksakan set penentuan.
Megawati mengakui timnya sempat hampir kembali mengulang kesalahan seperti pada laga sebelumnya di Surabaya. Ia menyoroti hilangnya fokus sebagai penyebab utama tim lawan mampu bangkit.
“Sebenarnya kita hampir kejadian lagi, di set ketiga sama keempat kita lengah. Terus kita kehilangan ritme pertandingan dan jadi tidak fokus,” ungkapnya.
Menurut Megawati, peningkatan performa JPE tidak lepas dari evaluasi intensif yang dilakukan sebelum pertandingan. Ia menyebut banyaknya meeting dan arahan dari pelatih menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas tim.
“Kita banyak melakukan meeting sebelum pertandingan, banyak informasi dari coach, dan itu membantu kita. Walaupun hampir terulang lagi, kita bisa membalikkan kepercayaan diri,” lanjutnya.
Dari kubu lawan, asisten pelatih Jakarta Elektrik PLN, Anantachai Yoonprathom, mengakui timnya sudah mencoba melakukan perubahan strategi. Ia menilai anak asuhnya tampil lebih variatif dibanding laga sebelumnya.
“Hari ini kami mencoba banyak perubahan, kombinasi serangan lebih banyak, tidak hanya rally tapi juga quick attack. Kami bermain lebih baik,” ujarnya.
Namun, ia tetap mengakui keunggulan JPE atas Jakarta Elektrik PLN masih terlalu perkasa dalam laga tersebut.
“Kami harus menerima bahwa Pertamina lebih kuat hari ini. Mereka tampil sangat solid,” katanya.
Kemenangan ini pun menjadi modal penting bagi Jakarta Pertamina Enduro untuk menatap laga berikutnya, sementara Elektrik PLN masih harus berjuang menjaga peluang mereka di babak Final Four. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy