Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gara-gara Hal Ini! Veda Ega Pratama Ketiban Giveaway Podium Kedua di Moto3 2026 Setelah Adrian Fernandez Didiskualifikasi

Nur Pramudito • Sabtu, 6 Juni 2026 | 10:36 WIB
Gara-gara Hal Ini! Veda Ega Pratama Ketiban Giveaway Podium Kedua di Moto3 2026 Setelah Adrian Fernandez Didiskualifikasi (Honda Team Asia)
Gara-gara Hal Ini! Veda Ega Pratama Ketiban Giveaway Podium Kedua di Moto3 2026 Setelah Adrian Fernandez Didiskualifikasi (Honda Team Asia)

RADARSOLO.COM - Kabar mengejutkan mengguncang persaingan Moto3 2026.

Pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, resmi dijatuhi hukuman berat berupa diskualifikasi dari enam seri balapan awal musim oleh FIM MotoGP Stewards.

Keputusan tersebut diumumkan setelah ditemukan pelanggaran teknis serius pada motor bernomor #31 milik Fernandez.

Berdasarkan laporan resmi MotoGP, dua mesin yang digunakan sang pembalap diketahui telah dibuka tanpa izin resmi dari pihak teknis.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah Moto3 Prancis 2026.

Saat itu, pabrikan mesin meminta pelepasan segel kawat pada kelompok mesin pertama yang masa pakainya sudah habis sesuai prosedur standar.

Namun, tim teknis menemukan kejanggalan pada pola kawat segel mesin milik Adrian Fernandez.

Setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, dipastikan mesin tersebut sempat dibongkar secara ilegal.

Pelanggaran kembali ditemukan usai Moto3 Italia 2026. Pengawas teknis kembali memeriksa mesin kedua milik Leopard Racing dan mendapati indikasi manipulasi serupa pada kawat serta stiker segel mesin.

Akibat tindakan tersebut, Fernandez dinyatakan melanggar Pasal 2.6.3.3 terkait durabilitas mesin Moto3 serta Pasal 3.3.2.2 mengenai tindakan curang yang mencederai sportivitas balapan.

Sebagai konsekuensi, seluruh hasil balap Adrian Fernandez pada Moto3 Thailand 2026, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, hingga Catalunya resmi dihapus.

Hukuman itu membuat dirinya kehilangan banyak poin dan kini hanya menyisakan 13 angka dari Moto3 Italia 2026 di Mugello.

Posisi Fernandez di klasemen sementara Moto3 2026 pun langsung anjlok drastis dari papan atas ke luar 20 besar.

Di sisi lain, keputusan ini menjadi berkah tersendiri bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama.

Rider Honda Team Asia tersebut mendapat keuntungan besar dari revisi hasil balapan yang dilakukan MotoGP.

Dalam tujuh seri awal musim, Adrian Fernandez tercatat finis di depan Veda Ega Pratama hanya pada Moto3 Spanyol 2026 dan Moto3 Prancis 2026.

Setelah hasil Fernandez dicoret, posisi finis Veda otomatis naik satu tingkat di dua balapan tersebut.

Pada Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, posisi Veda Ega Pratama berubah dari finis keenam menjadi posisi kelima.

Sementara itu, giveaway podium terbesar datang pada Moto3 Prancis 2026 di Le Mans.

Awalnya, Fernandez finis runner-up sedangkan Veda berada di posisi keempat.

Namun gara-gara diskualifikasi tersebut, hasil resmi Moto3 direvisi dan membuat Veda Ega Pratama naik ke posisi ketiga.

Dengan demikian, pembalap asal Gunungkidul itu resmi meraih podium kedua musim ini.

Sebelumnya, Veda juga sukses mencatatkan podium pertamanya di Moto3 2026 saat finis ketiga pada Moto3 Brasil 2026.

Tambahan podium dari Le Mans semakin mempertegas performa impresif Veda Ega Pratama di musim debut penuhnya bersama Honda Team Asia.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Give Away Podium #veda ega pratama #Diskualifikasi #moto3 2026 #Adrian Fernandez