RADARSOLO.COM - Veda Ega Pratama membawa misi kebangkitan pada seri ke-11 Moto3 Jerman 2026 yang digelar di Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juli 2026.
Pembalap Honda Team Asia tersebut ingin kembali meraih poin setelah hasil mengecewakan pada balapan sebelumnya di Moto3 Belanda.
Pada seri Moto3 Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen, performa Veda Ega Pratama sebenarnya cukup menjanjikan.
Pembalap asal Indonesia itu sempat menunjukkan kecepatan kompetitif dengan memimpin jalannya balapan.
Namun, peluang meraih hasil maksimal harus pupus setelah Veda mengalami insiden di tikungan 4-5 pada lap kedelapan.
Kecelakaan tersebut membuatnya tidak mampu melanjutkan balapan dan harus mengakhiri seri tanpa tambahan poin.
Hasil tersebut membuat posisi Veda Ega Pratama di klasemen Moto3 2026 turun ke peringkat ketujuh.
Saat ini, rider Honda Team Asia itu mengoleksi 82 poin, jumlah yang sama dengan Hakim Danish yang berada satu tingkat di atasnya.
Sementara itu, persaingan papan atas masih dikuasai Maximo Quiles dari CFMoto Valresa Aspar Team. Pembalap tersebut kokoh di puncak klasemen dengan raihan 211 poin.
Di bawahnya, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo menempati posisi kedua dengan 121 poin. Posisi ketiga dihuni David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP dengan koleksi 109 poin.
Veda Ega Pratama Optimistis Hadapi Moto3 Jerman 2026
Menjelang balapan Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Veda Ega Pratama mengaku memiliki motivasi tinggi untuk tampil lebih baik.
Ia menilai performanya di Assen memberikan modal kepercayaan diri meski gagal finis.
"Saya senang bisa balapan lagi setelah di Assen [Moto3 Belanda]. Tentu saja hasil di sana mengecewakan karena kami punya kecepatan bersaing di depan, tetapi saya juga mendapat kepercayaan diri dari performa yang kami tunjukkan sepanjang akhir pekan," ujar Veda dalam rilis Honda Team Asia.
Veda juga mengaku menyukai karakter Sirkuit Sachsenring yang memiliki tantangan berbeda dibandingkan trek lainnya.
Menurutnya, lintasan di Jerman tersebut membutuhkan kemampuan teknis dan konsentrasi tinggi dari para pembalap.
"Saya suka Sirkuit Sachsenring. Sirkuit ini sangat teknis dan berbeda dari banyak trek lainnya, jadi ini akan menjadi tantangan yang bagus," kata Veda.
Pada Moto3 Jerman 2026, Veda menargetkan peningkatan performa sejak sesi awal hingga balapan utama. Ia ingin membangun akhir pekan yang positif bersama tim Honda Team Asia.
"Target saya adalah terus meningkatkan performa, bekerja sama dengan tim sejak sesi pertama, dan membangun akhir pekan yang bagus," ungkapnya.
Selain mengejar hasil terbaik untuk dirinya sendiri, Veda juga ingin memberikan semangat kepada rekan setimnya, Zen Mitani, yang masih menjalani pemulihan akibat cedera setelah Moto3 Belanda.
"Saya juga ingin mendedikasikan akhir pekan ini untuk Zen. Saya harap dia cepat pulih dan bisa segera kembali ke lintasan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk mencapai hasil yang baik untuk seluruh tim," tutur Veda.
Jadwal Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring
Rangkaian Moto3 Jerman 2026 akan dimulai pada Jumat (10/7/2026) dengan sesi latihan bebas pertama dan practice. Kemudian, sesi kualifikasi berlangsung pada Sabtu (11/7/2026), sebelum balapan utama digelar pada Minggu (12/7/2026).
Berikut jadwal Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring dalam waktu Indonesia Barat (WIB):
Jumat, 10 Juli 2026
- FP1 Moto3: 14.00-14.35 WIB
- Practice Moto3: 18.15-18.50 WIB
Sabtu, 11 Juli 2026
- FP2 Moto3: 13.40-14.10 WIB
- Q1 Moto3: 17.45-18.00 WIB
- Q2 Moto3: 18.10-18.25 WIB
Minggu, 12 Juli 2026
- Race Moto3: 16.00 WIB