Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Balada Temon Dan Sipon: Dahsyatnya Ucapan Matur Nuwun

Antonius Christian
Penulis: Antonius Christian❯

 


Advertisement

Ilustrasi Sipon kesal gara-gara suaminya, Temon tidak pernah berterima kasih dan menghargai usahanya sebagai ibu rumah tangga. (AI GENERATED)
Ilustrasi Sipon kesal gara-gara suaminya, Temon tidak pernah berterima kasih dan menghargai usahanya sebagai ibu rumah tangga. (AI GENERATED)

RADARSOLO.COM - Mengucap terima kasih memang sederhana, namun besar sekali dampaknya.

Karena dengan terima kasih, orang akan merasa dihargai.

Advertisement

Tak terkecuali di lingkup rumah tangga. Ucapan “sakti” inilah yang jadi penyebab utama peceraian Temon dan Sipon, warga Kecamatan Banjarsari, Solo.

Bukan karena persoalan ekonomi atau orang ketiga.

Rumah tangga Temon dan Sipon retak, gara-gara ada satu pihak yang merasa tidak dihargai.

Majelis hakim Pengadilan Agama (PA) Kota Solo kabulkan gugatan cerai yang diajukan Sipon, setelah mempertimbangkan hubungan dengan Temon tak lagi harmonis.

Ditemui usai sidang, Sipon mengaku sudah bertahun-tahun berusaha menjalankan perannya sebagai istri dengan sebaik mungkin.

“Saya merasa semua pengorbanan dan usaha dianggap sesuatu yang biasa. Paling saya rindukan sebenarnya sederhana, hanya minta dihargai,” ujar Sipon.

Menurut Sipon, Temon hampir tidak pernah menghargai usahanya. Jangankan keputusan besar, hal-hal kecil saja Temon terkesan cuek.

Advertisement
Editor : Ferry Ardi Susanto
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

Balada Temon Dan Sipon: Rekaman Suara Jadi Senjata

Balada Temon Dan Sipon: Rekaman Suara Jadi Senjata

Rumah tangga pasangan suami istri Temon dan Sipon, warga Kecamatan Banjarsari, Solo harus berakhir gara-gara kebiasaan Sipon yang sering merekam percakapan Temon saat debat.

Balada Temon dan Sipon: Korban FOMO

Balada Temon dan Sipon: Korban FOMO

Majelis hakim Pengadilan Agama Kota Solo kabulkan talak cerai Temon kepada istrinya, Sipon, warga Kecamatan Jebres gara-gara terseret tren fear of missing out (FOMO).

Balada Temon dan Sipon: Candu Belanja Online

Balada Temon dan Sipon: Candu Belanja Online

Rumah tangga Temon dan Sipon, warga Kecamatan Banjarsari, Solo berujung perceraian gara-gara kencanduan belanja online.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer