RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mempercepat penyelesaian revitalisasi tahap kedua Kolam Renang Tirtomoyo, Manahan. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026 agar fasilitas olahraga itu dapat kembali beroperasi sekaligus siap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan renang bertaraf internasional.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, pembangunan tahap kedua saat ini berjalan sesuai jadwal. Pekerjaan tribun penonton ditargetkan selesai pada September sebelum dilanjutkan dengan penataan menyeluruh kawasan Tirtomoyo.
"Pembangunan tribun baru berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung pada September 2026 sebelum dilanjutkan penataan seluruh kawasan Tirtomoyo," ujar Respati saat meninjau proyek, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: 7 Pertimbangan Sebelum Membeli iPhone 15 di Promo Salebration Blibli
Menurutnya, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembaruan kolam renang, tetapi juga penyempurnaan fasilitas pendukung agar memenuhi standar pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi berskala nasional hingga internasional.
"Revitalisasi Tirtomoyo harus diselesaikan secara utuh agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal. Pembangunan kolam, tribun, ruang ganti, kolam loncat indah, hingga penataan lingkungan dikerjakan sebagai satu kesatuan kawasan," katanya.
Respati mengakui penyelesaian proyek yang dilakukan secara bertahap menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Solo. Ke depan, pembangunan fasilitas publik diharapkan dirancang secara terpadu sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat lebih cepat.
Baca Juga: Pemkot Solo Gandeng Ormas Percepat Penanganan Masalah Sosial
Ia menjelaskan, revitalisasi tahap pertama telah mencakup pembenahan kolam prestasi, kolam pemanasan, dan kolam anak. Sementara tahap kedua difokuskan pada penyelesaian tribun penonton, ruang ganti, kolam loncat indah, serta fasilitas pendukung lainnya.
Meski pembangunan tribun diperkirakan selesai pada September, Pemkot belum akan membuka kawasan tersebut sebelum seluruh pekerjaan tuntas. Seluruh revitalisasi ditargetkan rampung paling lambat akhir 2026 sehingga Kolam Renang Tirtomoyo dapat kembali difungsikan sebagai pusat latihan atlet, sarana ekstrakurikuler sekolah, lokasi perlombaan, sekaligus fasilitas olahraga bagi masyarakat.
"Saya berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar sehingga fasilitas olahraga legendaris di Kota Solo ini kembali menjadi ikon pembinaan olahraga renang di Surakarta," ujar Respati.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta Rini Kusumandari menambahkan, proses pembangunan masih berlangsung sesuai jadwal. Setelah konstruksi selesai, akan dilakukan pembersihan dan penyempurnaan fasilitas sebelum dibuka untuk umum.
"Perkiraan pekerjaan konstruksi selesai akhir September, kemudian dilanjutkan pembersihan hingga sekitar November. Harapannya seluruh tahapan bisa selesai tepat waktu," katanya.
Sebagai informasi, revitalisasi Kolam Renang Tirtomoyo dimulai pada 2024. Tahap pertama menelan anggaran Rp2,5 miliar yang bersumber dari dana hibah Uni Emirat Arab (UEA) pada era Wali Kota Gibran Rakabuming Raka. Adapun tahap kedua mulai dikerjakan sejak pertengahan 2025 dengan anggaran Rp5 miliar yang berasal dari sisa dana hibah UEA.