PPG FKIP UTP Surakarta Sukses Selenggarakan Kejuaraan Internasional GOARA² 2026: Mengangkat Permainan Olahraga Tradisional Indonesia ke Kancah Dunia

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:33 WIB
PPG FKIP Universitas Tunas Pembangunan (UTP Surakarta gelar Kejuaraan Internasional GOARA² (Goara-Goara) 2026 pada Rabu–Kamis (29–30/7/2026). (DOK.UTP SURAKARTA)
PPG FKIP Universitas Tunas Pembangunan (UTP Surakarta gelar Kejuaraan Internasional GOARA² (Goara-Goara) 2026 pada Rabu–Kamis (29–30/7/2026). (DOK.UTP SURAKARTA)

RADARSOLO.COM–Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta sukses menyelenggarakan Kejuaraan Internasional GOARA² (Goara-Goara) 2026 pada Rabu–Kamis (29–30/7/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PPG FKIP UTP Surakarta dalam melestarikan olahraga tradisional Indonesia sekaligus memperkenalkannya sebagai media pembelajaran inovatif yang memiliki daya saing di tingkat internasional.

GOARA² merupakan inovasi permainan olahraga tradisional yang menggabungkan beberapa permainan khas Nusantara ke dalam satu permainan sirkuit (circuit game).

Dalam satu rangkaian permainan, peserta harus menyelesaikan berbagai tantangan yang terdiri atas egrang, boy-boyan, sunda manda (engklek), dan rangku alu.

Baca Juga: Dies Natalis ke-46 UTP: Gelar Pentas Wayang Kulit Lakon Pandawa Syukur, Jadi Refleksi Rasa Syukur dan Arah Pengembangan Kampus

Konsep permainan ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan motorik, koordinasi, ketangkasan, kerja sama tim, komunikasi, strategi, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Kejuaraan Internasional GOARA² 2026 diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru FKIP UTP Surakarta serta mahasiswa internasional yang berasal dari Bangladesh, Filipina, Tiongkok (China), Jepang, India, Timor-Leste, Yaman, dan Thailand.

Kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi bukti bahwa permainan olahraga tradisional Indonesia memiliki daya tarik yang mampu menjembatani interaksi lintas budaya sekaligus menjadi media diplomasi budaya melalui olahraga.

Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan hingga berakhirnya kompetisi.

Selain mengikuti perlombaan, para peserta juga memperoleh pengalaman belajar mengenai filosofi permainan tradisional Indonesia, pentingnya pelestarian budaya lokal, serta implementasi permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di lingkungan pendidikan.

Baca Juga: UTP Boxing Fest 2026 Vol. 1 Himpun 138 Petinju Solo-DIY, Jadi Ajang Mewadahi Atlet Tinju Muda

Erik Teguh Prakoso, selaku Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kejuaraan Internasional GOARA² merupakan bagian dari komitmen PPG FKIP UTP Surakarta dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya, olahraga, dan pendidikan karakter.

“GOARA² merupakan inovasi pembelajaran yang lahir dari semangat melestarikan permainan olahraga tradisional Indonesia sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat internasional," jelas Erik. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa permainan tradisional tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga mampu menjadi media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan karakter, kerja sama, sportivitas, kreativitas, serta keterampilan abad ke-21," imbuhnya. 

Kehadiran mahasiswa PPG Calon Guru bersama peserta internasional dari Bangladesh, Filipina, Tiongkok, Jepang, India, Timor-Leste, Yaman, dan Thailand menjadi bukti bahwa olahraga tradisional Indonesia mampu menjadi jembatan persahabatan, kolaborasi, dan pertukaran budaya antarbangsa.

Baca Juga: 154 Wisudawan UTP Siap Berkontribusi Untuk Pembangunan Bangsa

"Kami berharap GOARA² dapat terus berkembang sebagai agenda internasional yang membawa nama baik Indonesia sekaligus memperkuat peran PPG FKIP UTP Surakarta dalam melahirkan inovasi pendidikan yang berdampak bagi masyarakat global,” ujar Erik.

Ketua panitia juga menyampaikan bahwa GOARA² merupakan inovasi yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pelestarian permainan tradisional di era modern.

Melalui konsep kompetisi yang dikemas secara menarik dan edukatif, permainan tradisional tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai aktivitas olahraga yang relevan bagi generasi muda dan masyarakat internasional.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persahabatan antarbangsa, memperluas jejaring akademik, serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada peserta internasional.

Interaksi yang terjalin selama kegiatan mencerminkan semangat kolaborasi global melalui pendidikan dan olahraga berbasis kearifan lokal.

Melalui penyelenggaraan Kejuaraan Internasional GOARA² 2026, PPG FKIP UTP Surakarta kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang mampu menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis budaya lokal dengan perspektif global.

Baca Juga: Halal Bihalal Di UTP Berlangsung Hangat, Civitas Akademika Kompak Pererat Silaturahmi

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan permainan olahraga tradisional Indonesia kepada masyarakat dunia sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan, olahraga, dan kebudayaan.

Ke depan, GOARA² diharapkan dapat menjadi agenda internasional yang diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pelestarian olahraga tradisional Indonesia.

Sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi pembelajaran berbasis budaya yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan global. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta kejuaraan internasional goara-goara permainan khas nusantara UTP Surakarta