Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Kabupaten Sragen Untung Sugihartono menyampaikan, pesanan masker pada UKM di Sragen sudah rampung. Di pemkab pemesanan masker untuk pencegahan Covid-19 dibagi di dua dinas, yakni dinkop UKM dan dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag). Untuk disperindag mengampu industri kecil menengah (IKM).
”Kami pesan 500 ribu masker. Untuk pembuatannya dipasrahkan di UKM Sragen, yang melibatkan 500-an UKM,” terang Untung kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.
Dia memaparkan dari setiap UKM, ditarget sebanyak 100-150 masker per hari. Produksinya saat ini sudah selesai. Setiap lembar masker dihargai Rp 3.000. ”Alhamdulillah dengan ini Pemkab Sragen dapat memberikan stimulus, dan bisa bertahan di tengah pandemi. Ini agar (UKM) tetap bisa mencari pendapatan,” ungkap Untung.
Pihaknya menyampaikan saat ini ada beberapa UKM yang gulung tikar. Terutama UKM di bidang hiburan dan katering. Seperti penyewaan sound sistem, event organizer, termasuk usaha rumah makan.
Memang masih ada UKM di bidang makanan masih yang bisa bertahan. Namun penjualannya dilakukan secara online, terutama jenis makanan kering. ”Mengikuti juga kebutuhan masyarakat saat ini, meski saat ini daya beli juga turun,” bebernya. (din/nik/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra