Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku membawa senjata jenis air softgun dan berhasil kabur. Kejadian berawal saat karyawan toko modern, yakni Ridwan Yorandika , 25, warga Dusun Semen RT 10, Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung tengah bekerja seperti biasa. Karena toko modern tersebut buka 24 jam, kebetulan dia tugas pada jam malam.
Saat rekan jaganya, Ahmad, 20, baru berada di kamar mandi, datang pelaku pertama masuk untuk membeli bir kemasan botol. Setelah itu, pelaku langsung membayar di kasir.
Kemudian, dua pelaku lainnya masuk menyusul ke dalam sambil mengawasi kondisi dalam toko. Tiba-tiba, pelaku pertama langsung menodongkan air softgun ke arah petugas kasir sambil menembakkan sekali ke arah almari pendingin minuman.
"Pelapor (Ridwan) disuruh menunjukkan tempat brankas uang. Setelah ditunjukkan, pelaku lalu mengambil uang dalam brankas dan dimasukkan ke tas plastik," tutur Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso.
Selanjutnya pelaku keluar dari toko, lari ke arah Sragen mengendarai mobil yang diduga jenis Toyota Avanza warna putih.
"Atas kejadian tsb kerugian yg di alami sebesar Rp 32.646.200," ujar dia.
Saat ini pihak kepolisian masih berupaya memburu para pelaku. Modus yang digunakan yakni pelaku masuk ke dalam toko modern, langsung menodong karyawan menggunakan air softgun. Setelah itu, pelaku mengambil uang di dalam brankas. Barang bukti yang dikumpulkan yakni kaca bekas tembakan air softgun dan proyektil dari senjata tersebut.
Suwondo mengatakan, aksi perampokan tersebut masuk tindak pidana perbuatan pencurian dengan kekerasan melangar Pasal 365 KUHP. (din/ria)
(rs/din/per/JPR)