Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Perbatasan Jateng-Jatim Dijaga Ketat, Pemudik Diminta Putar Balik

Perdana Bayu Saputra • Rabu, 21 April 2021 | 03:11 WIB
Petugas gabungan memeriksa kendaraan luar provinsi di pos Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/4).
Petugas gabungan memeriksa kendaraan luar provinsi di pos Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/4).
SRAGEN – Peyekatan arus mudik mulai dilakukan di perbatasan provinsi. Polres Sragen menyiagakan petugas di perbatasan Sragen-Ngawi untuk menghalau pemudik yang nekat masuk wilayah Jawa Tengah.

Pantauan di lokasi jembatan timbang di Kecamatan Sambungmacan, Selasa (20/4), puluhan anggota Satlantas Polres Sragen siaga memantau lalu lintas. Sasaran utama yakni kendaraan dengan nomor polisi luar Jawa Tengah. Selama terindikasi pemudik, akan diminta putar balik. Bahkan, pengguna jalan akan diminta melakukan rapid test antigen secara acak.

Wakapolres Sragen Kompol Kelik Budi Antara menyampaikan, penyekatan dilakukan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk menyekat pemudik yang memilih pulang kampung lebih awal.

”Ini sesuai perintah presiden soal larangan mudik untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Kami paham setiap ada libur panjang angka Covid-19 meningkat,” ujar Kelik.

Karena penyekatan dilakukan di jalan nasional, prioritasnya adalah kendaraan yang berpelat nomor luar Jawa Tengah. Terutama yang melaju dari arah Jawa Timur. Sedangkan kendaraan lokal tidak dilakukan penyekatan.

Penyekatan dilangsungkan di area perbatasan dengan Jawa Timur, lalu pintu exit tol Pungkruk dan rest area jalan tol. ”Kendaraan yang prioritas dilakukan penyekatan yakni jenis kendaraan keluarga. Akan kita periksa dan tindakan swab secara random,” jelas dia.

Jika kedapatan hasil swab-nya positif, akan diminta putar balik kembali ke daerah asalnya. Sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. ”Ini antisipasi preventif. Sebaiknya Lebaran kali ini tidak usah mudik. Tidak mudik bukan berarti tidak sayang keluarga. Justru kalau sayang keluarga sebaiknya tidak mudik,” ujarnya.

Penyekatan saat ini fokus pada lokasi jembatan timbang di sisi timur Sragen. Untuk mengantisipasi jika pintu tol Sragen timur mulai beroperasi. Sedangkan untuk jalur tikus yang menghubungkan Jateng-Jatim tidak didirikan pos. Hanya saja, disiapkan petugas dari jajaran polsek.

”Petugas dari polsek di perbatasan. Termasuk di Gemolong dan Sumberlawang akan diantisipasi petugas dari polsek,” ujarnya. (din/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#perbatasan sragen-ngawi #penjagaan perbatasan jateng-jatim #polres sragen #penyekatan arus mudik