Kepala Disdikbud Sragen Suwardi menyampaikan, pihaknya mulai mengecek kesiapan sejumlah sekolah yang berminat menggelar PTM. Setiap sekolah juga wajib mendapatkan izin dari orang tua wali murid.
”Ini sifatnya dinamis. Tidak harus semua melaksanakan. Tim pengecekan dari pengawas SMP, SD, dan PAUD dari korwil. Kalau benar-benar siap kita mulai 6 September,” beber Suwardi.
Suwardi menegaskan, aturan ketat diberlakukan, termasuk dalam hal pembatasan jumlah peserta. Untuk TK/PAUD dalam satu kelas maksimal lima siswa. Pertimbangannya karena lebih sulit menata anak TK untuk jaga jarak. SD maksimal 14 anak dalam satu rombel. Sedangkan SMP maksimal 32.
”Kalau tidak mendapatkan izin dari orang tua tetap terlayani dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sehingga semua siswa mendapatkan hak belajar,” imbuh Suwardi.
Sementara itu Disdikbud Karanganyar mengklaim semua sekolah di Bumi Intanpari siap menggelar uji coba PTM. Mengingat sebelumnya sudah mempersiapkan protokol kesehatan (Prokes).
”Prokes saya yakin sudah siap. Kami harapkan nanti semua bareng melakukan uji coba. Terkait sistemnya akan kami koordinasikan dulu,” beber Kepala Disdikbud Karanganyar Tarsa.
Tarsa menjelaskan, PTM paling lama digelar dua jam. Untuk jumlah siswa juga dibatasi. ”Rencananya ada dua sif pagi dan siang. Jumlah diatur, kemudian sebagian anak juga bisa belajar dari rumah,” ungkapnya.
Ditanya apakah semua guru dan peserta didik di Karanganyar sudah divaksin, Tarsa mengaku beberapa orang menolak. Namun sudah ada surat keterangan apa alasan mereka tidak divaksin.
”Kalao detail datanya kami tidak tahu berapa guru yang tidak divaksin. Tapi mereka (guru,Red) telah membuat surat pernyataan juga. Kalau untuk peserta didik, saya juga belum paham. Kemungkinan masih banyak anak yang belum, karena minimnya ketersediaan vaksin itu,” tandasnya.
Seperti diketahui, PPKM daerah aglomerasi eks Karesidenan Surakarta turun level 3. Bupati Karanganyar Juliyatmono optimistis PTM segera digelar awal September ini.
”Uji coba PTM awal September, pada hakekatnya semua sudah siap,” terang bupati. (din/rud/adi) Editor : Damianus Bram