Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tertunda 2 Tahun, Jamaah Umrah asal Sragen Akhirnya Berangkat

Damianus Bram • Senin, 31 Januari 2022 | 03:44 WIB
SEMRINGAH: Puluhan jamaah umrah asal Sragen diberangkatkan ke tanah suci, kemarin (30/1). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SEMRINGAH: Puluhan jamaah umrah asal Sragen diberangkatkan ke tanah suci, kemarin (30/1). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN Sebanyak 47 jamaah ibadah umrah asal Kabupaten Sragen akhirnya berangkat ke Tanah Suci, Minggu (30/1). Mereka sebelumnya menunggu waktu pemberangkatan dua tahun karena pandemi Covid-19.

Jamaah umrah ini diberangkatkan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sragen. Mereka akan bergabung dengan jamaah lainnya dari wilayah eks Karesidenan Surakarta dengan total 414 orang. Terakhir kali pemberangkatan umrah dilaksanakan sebelum pandemi awal 2019 silam.

Salah seorang jamaah Umrah asal Kecamatan Kedawung Muryono, 53, mengaku senang akhirnya bisa menjalankan ibadah umrah. Dia sempat dijadwalkan berangkat pada 29 Maret 2019 lalu. Namun mendadak diundur akibat pandemi Covid-19.

”Dengan biro yang sama akhirnya berangkat hari ini. Syukur alhamdulillah akhirnya kami berangkat. Ada komunikasi yang kontinyu dari biro. Sebelum berangkat ya tetap terus latihan manasik dan hafalan doa,” ujarnya.

Dia mengaku ada tambahan biaya untuk pemberangkatan era pandemi ini. Namun tambahan hanya untuk biaya karantina dan perjalanan bus.

”Untuk paspor dan vaksin meningitis juga sudah biaya awal. Saya ambil yang Rp 29,5 juta,” ujarnya.

Ketua panitia pemberangkatan jamaah umrah, Asita menyampaikan, para jamaah akan dikarantina di beberapa lokasi. Seperti karantina di Jakarta sebelum keberangkatan. Lalu lima hari di Madinah baik saat kedatangan maupun kepulangan.

”Ibadah sekitar 10 hari dan karantina juga sekitar 10 hari, jadi mungkin membutuhkan waktu 20 hari, hingga kembali ke Sragen lagi,” bebernya.

Dia menyampaikan semua jamaah umrah dipastikan sudah menjalani vaksinasi. Pihaknya siap membantu para jamaah mengikuti penyesuaian aturan. Jika ada hal yang tidak diinginkan seperti terjangkit virus.

Terpisah, Direktur Biro Perjalanan Umrah Tegas Sudibyo menyampaikan ada 18 jamaah laki-laki dan 29 jamaah perempuan yang berangkat dari Sragen.

”Ini berangkat bersama  rombongan Karanganyar, rata-tata 400 jamaah, sudah 5 kloter,” ujar Tegas.

Seluruh jamaah yang berangkat lewat Jakarta sesuai ketentuan pemerintah. Para jamaah harus mengikuti karantina terlebih dahulu di Pondok Gede. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#umrah #Jamaah Umrah asal Sragen #Umrah Akhirnya Berangkat