Informasi yang dihimpun, monyet tersebut sempat lepas dan menggigit warga Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang atas nama Puguh, 42. Namun warga yang digigit segera mendapatkan perawatan dan penanganan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Sragen Agus Cahyono mengatakan, korban serangan monyet terkena gigitan kera di bagian tangannya. Awalnya korban tengah bercengkrama dengan warga lainnya. Namun tanpa diduga ada monyet datang dan menggigit tangannya.
”Jadi yang menyerang itu monyet milik warga lepas dari rantai. Memang dari keterangan pemilik agak nakal. Lepasnya Selasa sore kemarin, terus menggigit warga,” ujarnya, Rabu (16/3).
Pihaknya menjelaskan korban yang mendapat luka gigitan di bagian tangannya dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Moewardi Solo. Hal tersebut untuk antisipasi sehingga diilakukan suntik anti rabies.
Meski dipelihara, monyet tersebut masih belum jinak. Hingga kini, BPBD Sragen masih melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan kera tersebut. Dia menyampaikan anggota Perbakin juga ikut melakukan pencarian.
”Hari ini tadi terlihat di sekitar Bangunrejo, Plumbungan. Sempat ditembak namun meleset dan kabur lagi, jadi belum ketemu,” ujarnya.
Dia menyampaikan sudah berkordinasi dengan BKSDA terkait jenis monyet tersebut. Agus menegaskan bukan termasuk jenis yang dilindungi. Sehingga dalam kondisi tertentu atau dinilai membahayakan boleh dilumpuhkan.
”Sudah koordinasi dan boleh dilumpuhkan. Kita sisir dengan anggota Perbakin,” terangnya. (din/adi) Editor : Damianus Bram