Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Atasi Kekeringan, Kodim 0725/Sragen Pasang Pompa Hidram

Damianus Bram • Rabu, 11 Januari 2023 | 04:17 WIB
CARI SOLUSI: Jajaran Kodim 0725/Sragen mengecek lokasi pembangunan pompa hidram di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
CARI SOLUSI: Jajaran Kodim 0725/Sragen mengecek lokasi pembangunan pompa hidram di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – TNI-AD manunggal air menggelar program penyediaan air melalui pemasangan pompa hydraulic ram pump (hidram), sumur bor serta penyaluran air secara gravitasi atau nonlistrik. Untuk itu, Kodim 0725/Sragen menyasar sejumlah lokasi dalam program tersebut.

Program ini sedianya dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada 23 Maret 2022 silam. Kebijakan ini untuk mencari dan membantu masyarakat terkait air bersih. Diharapkan manfaat air itu dapat membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda mengungkapkan, sistem yang digunakan untuk memompa air adalah hydraulic ram pump atau pompa hidram. Pompa yang berfungsi untuk menaikan air melebihi ketinggian 100 meter. Pompa yang cukup sederhana namun efektif ini bekerja dengan mekanisme tekanan dinamik air yang ditimbulkan. Sehingga memungkinkan air mengalir dari tinggi vertikal yang rendah ke tempat yang lebih tinggi.

”Ada beberapa titik sasaran pembuatan pompa hidram dalam program TNI manunggal air di wilayah Kodim Sragen,” terangnya, Selasa (10/1/2023).

Lokasi pertama Pungkruk, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar dengan jumlah masyarakat penerima manfaat 110 kepala keluarga dengan 570 jiwa. Kemudian di Desa Jekawal Kecamatan Tangen dengan penerima manfaat 98 KK.

Selanjutnya Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo. Jumlah penerima manfaat 156 petani sentra durian luas lahan 40 hektare. Lalu pemasangan Bontit RT. 26 Desa Pare Kecamatan Mondokan dengan jumlah penerima manfaat 250 petani jagung luas lahan 195 hektare. Terakhir Geneng Rt. 15 Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo dengan jumlah penerima manfaat 137 petani luas lahan 42 hektare.

Dandim menambahkan, kelebihan pompa hidram dibanding jenis pompa lainnya antara lain tidak membutuhkan sumber tenaga listrik.

”Biaya operasionalnya murah, tidak memerlukan pelumasan. Hanya memiliki dua bagian yang bergerak, sehingga memperkecil terjadinya keausan. Selain itu, perawatannya sederhana dan dapat bekerja dengan efesien pada kondisi yang sesuai,” terangnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda #Pompa Hidram #Kodim 0725/Sragen #pompa hydraulic ram pump