Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hasil Musyda Tetapkan Ketua PDM Sragen KH. Ali Rosydhi

Damianus Bram • Senin, 15 Mei 2023 | 04:10 WIB
EMBAN AMANAT: Musyda PDM Kabupaten Sragen, Minggu (14/5/2023). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
EMBAN AMANAT: Musyda PDM Kabupaten Sragen, Minggu (14/5/2023). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
RADARSRAGEN.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sragen mengalami pergantian kepemimpinan hasil musyawarah daerah (musyda) ke-17 di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, Sabtu (13/5/2023) hingga Minggu (14/5/2023).

KH. Ali Rosydhi terpilih sebagai Ketua PDM Sragen dan Rosit Musthofa sebagai Sekretaris PDM Sragen. Sedangkan Ketua PD Aisyiyah terpilih Dwi Astuti dan Sekretaris Suyatmi.

Musyda diawali dengan pawai dari Masjid Raya Al Fallah Sragen pada Sabtu pagi menuju Alun-Alun Sasono Langen Putro dan dilanjutkan ke Ponpes Dimsa. Pawai atau diikuti oleh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti sekolah, kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Dihadiri ribuan kader dari AUM.

Rosit Musthofa menyampaikan Muhammadiyah bukan ormas yang tidak loyal pada pemerintah. Muhammadiyah akan selalu mendukung pemerintah selama pemerintah berjalan dengan baik.

”Kami ambil alun-alun memastikan ada hubungan harmonis antar Muhammadiyah dan pemerintah,” ujarnya.

Selanjutnya pelaksanaan Musyda Muhammadiyah di SMP Dimsa. Sedangkan Musyda Aisyiyah dilaksanakan di Gedung MA Dimsa. ”Pelaksanaan digelar 5 tahun, peserta musyda diikuti pimpinan ranting, pimpinan cabang dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah. Peserta yang punya hak pilih 347 Muhammadiyah, Aisyiyah ada 88 punya hak pilih,” terangnya.

Sedangkan Kandidat ada 39 orang, dari 13 untuk calon formatur dari Muhammadiyah. Kemudian ada lima dari Aisyiyah. Formatur yang menentukan siapa yang akan menentukan kepengurusan. Selain itu agar lebih efisien digelar menggunakan e-voting.

”Pengalaman 7 tahun lalu, memilih itu lama. Lebih lama lagi menghitung. Butuh waktu 3-4 jam. Jadi  347 suara dibacakan satu-satu. Dengan e voting bisa lebih cepat, ada 8 bilik untuk perangkatnya. Kita sudah terapkan E voting saat rapimda,” tandasnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#muhammadiyah #KH. Ali Rosydhi #Musyda PDM Sragen #Ponpes Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen #PDM Sragen