"Iya betul meninggal, kami juga melayat ke sana," jelas Camat Kedawung Endang Widayanti. Menurutnya, Sulami meninggal dunia di rumah. Sebelum meninggal dunia, dia sempat dua kali menjenguk Sulami. Pada saat dijenguk, Sulami tidak mengalami masalah pada komunikasi.
"Kondisinya normal, tidak ada sakit lainnya, selain yang dialami sudah lama. Sebelum meninggal, masih menerima bantuan untuk kebutuhan sehari-hari dari berbagai elemen masyarakat, seperti pembalut dan sebagainya," ungkapnya.
Selama ini, Sulami dirawat oleh adiknya. Pada akhir Mei lalu, Sulami mengalami masalah pada pencernaanya. "Sempat ada keluhan sakit perut dan tidak mau makan," terangnya.
Sulami sempat dirawat di Puskesmas Kedawung. Pihak dokter puskesmas juga memberi rujukan ke rumah sakit. Tapi pihak keluarga memilih merawat Sulami di rumah. (din/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono