RADARSOLO.COM – Pembangunan kantor pemda terpadu Sragen sudah setengah jalan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen optimistis, pekerjaan bisa rampung sesuai target di akhir tahun ini.
Kepala DPU Sragen, R Suparwoto menyampaikan, proses pembangunan berjalan cukup lama. Sejak 2020 sudah dilakukan perencanaan dan pembelian lahan di kawasan Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen. Pembelian lahan dilakukan secara bertahap hingga mulai dikerjakan pada 2022 lalu.
”Mulai 2020 dan 2021 pembelian tanah, kemudian 2022 pembelian tanah sekaligus proses uruk lahan, pada 2023 ini dibangun, 2024 lanjutan dan finishing,” terangnya, Jumat(18/8).
Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 40 persen. Konstruksi pekerjaan struktur sudah hampir rampung. Dalam waktu dekat dilakukan pekerjaan sipil seperti arsitektur, dinding dan kelistrikan gedung.
”Progres sekira 38-40 persen, sudah sesuai jadwal. Grafiknya cukup landai, target rampung pada 26 Desember,” terangnya.
Pihaknya cukup hati-hati terkait kualitas pekerjaan. Salah satunya menggunakan konsultan pengawas yang setiap hari memantau pekerjaan. Selain itu, konsultan pengawas juga dari pihak ketiga.
”Optimistis bisa selesai satu gedung. Tapi belum termasuk penataan lingkungan,” ujarnya.
Soal pemanfaatkan kompleks gedung, lanjutnya, dimungkinkan pada pertengahan atau akhir 2024 mendatang. Karena pada 2024 mendatang masih ada lanjutan pekerjaan. Seperti jalan masuk, kemudian paving dan sebagainya. Kompleks pemda terpadu dengan luasan 37.000 meter persegi ini akan menggunakan listrik premium. Pemkab Sragen sudah bekerja sama dengan PLN.
”Seperti listrik yang ada di rumah sakit, dijamin tidak njegleg. Namun kalau pemasangan kabelnya masih di atas atau ditanam belum tahu, itu teknisnya dari PLN,” ujar Woto. (din/adi/ria)
Editor : Syahaamah Fikria