Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sosok Mayat yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Teridentifikasi, Tidak Ada Tanda Penganiayaan

Ahmad Khairudin • Jumat, 20 Oktober 2023 | 20:30 WIB

DIDUGA TENGGELAM: Relawan mengevakuasi jasad warga Jogja yang ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo, Sidodadi, Masaran, Rabu (18/10).
DIDUGA TENGGELAM: Relawan mengevakuasi jasad warga Jogja yang ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo, Sidodadi, Masaran, Rabu (18/10).


RADARSRAGEN.COM – Sesosok mayat seorang laki-laki yang ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo, Rabu (18/10) siang berhasil diidentifikasi.

Pria yang mengenakan kaos salah satu pondok pesantren (ponpes) tersebut adalah Sarwanto, 48, warga Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Jogja.

Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap di bawah jembatan Kembangan Rt.28, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran pukul 12.50.

Jenazah dievakuasi ke Instalasi Forensik Jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Setelah diidentifikasi, korban seorang kepala keluarga dengan tiga orang anak.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri kadiyono menyampaikan, saat ini pihak keluarga jenazah sudah menjemput.

Identitas korban sudah diketahui setelah mengecek rekam kependudukan.

Terkait penyebab kematian, Wikan memastikan meninggal akibat tenggelam. ”Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Dugaan kuat meninggal karena tenggelam,” terangnya.

Ketua PMI Sragen Ismail Joko Sutresno yang turut mengevakuasi jasad tersebut menyampaikan, jasad tersebut ditemukan tidak membawa identitas.

Ciri-cirinya berrambut botak dengan tinggi badan 160 sentimeter. Korban ditemukan memakai baju warna hitam bertuliskan Reuni Akbar 2022 Pondok Pesantren Al Islam Lamongan.

Kemudian korban memakai celana pendek warna abu-abu. Saat ditemukan, diduga sudah meninggal dunia tiga sampai empat hari.


”Karena lokasi kejadian medan yang sulit di dinding talut sungai Bengawan Solo, evakuasi dibantu tim SAR gabungan,” kata Ismail. (din/adi)

Editor : Perdana Bayu Saputra