Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Harga Cabai di Sragen Kian Tak Terkedali, Rawit Merah Naik Hampir 3 Kali Lipat

Ahmad Khairudin • Sabtu, 4 November 2023 | 18:31 WIB

 

Pedagang cabai di Pasar Bunder, Sragen.
Pedagang cabai di Pasar Bunder, Sragen.

 

RADARSOLO.COM - Harga komoditas cabai di Sragen kian melambung, beberapa hari terakhir.

Pantauan di Pasar Bunder, Sragen, harga cabai bahkan sampai menyentuh Rp 75.000 per kg pada Sabtu (4/11).

Salah seorang pedagang di Pasar Bunder Sragen, Yuliatman mengatakan harga cabai rawit merah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Pihaknya menyebut, harga cabai rawit merah mencapai Rp 75.00 per kg.

Padahal pada bulan lalu, harga cabai rawit merah masih normal. Di kisaran Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kg.

"Harga cabai naik, naik banyak khusus hari ini. Bulan kemarin masih Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kg, beberapa hari lalu merangkak naik Rp 50.000, sekarang sudah Rp 75.000 per kg," kata Yuliatman.

Kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit hijau, yang kini menyentuh harga Rp 35.000 per kg.

Pada kondisi normal, harga cabai jenis ini berkisar Rp 15.000 - Rp 16.000 per kg.

Menurut Yuliatman, semua harga cabai naik, baik cabai rawit merah, cabai rawit hijau, cabai keriting merah, cabai merah besar dan sebagainya.

"Kenaikan harga cabai terjadi sekitar satu atau dua minggu," ucap dia.

Yuliatman menduga, kenaikan harga cabai disebabkan semakin sedikit petani yang panen cabai.

Jika kondisi ini terus terjadi, maka dia memperkirakan, harga cabai akan terus mengalami kenaikan.

"Sekarang yang panen terbatas. Cabai rawit merah itu yang panen Banyuwangi, Magelang, lainnya nggak ada," katanya.

Sementara untuk cabai rawit hijau, saat ini hanya dipasok dari Situbondo dan Klakah. Padahal sebelumnya ada dari Madura, yang kali ini tak panen.

"Karena faktor tidak ada hujan, pohon yang sudah berbuah itu tidak mau kembali lagi, tidak bisa. Makanya cabai setiap hari surut surut surut, berkurang," terangnya.

Menurutnya, salah satu cara untuk menstabilkan harga yakni dengan mendatangkan cabai dari luar pulau Jawa.

"Kalau tidak ada pasokan dari luar Jawa harga cabai sulit turun. Kalau cabai dari Mataram, Sulawesi masuk ke Jawa, harga bisa turun," tuturnya. (din/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pasar bunder #sragen #harga #kenaikan harga #cabai