Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tiga Kades Antar Waktu di Sragen Terpilih

Ahmad Khairudin • Kamis, 21 Desember 2023 | 19:16 WIB
KETAT: Pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, kemarin.
KETAT: Pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, kemarin.

RADARSRAGEN.COM – Tiga desa di Kabupaten Sragen menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) antar waktu untuk mengisi kekosongan kepala desa (kades), Rabu (20/12).

Dua desa di antaranya menggelar pilkades antar waktu untuk menggantikan kades yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg).

Tiga desa tersebut adalah Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal; Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh; dan Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe.

Karena pemilihan antar waktu, maka hak suara hanya perwakilan tokoh warga. Seperti perwakilan RT dan BPD.

Pergantian di Desa Krikilan dan Sambirejo terjadi lantaran kades setempat mengundurkan diri untuk nyaleg.

Mereka adalah Prihandoko dan Widodo. Sedangkan di Desa Bandung menggantikan kades sebelumnya, yakni Supardi yang meninggal dunia.

Desa Krikilan terpilih Narno dengan jumlah 38 suara yang unggul dari Suyatno dengan 11 suara dan Sri murjinah yang 0 suara. Total pemilih  49 orang pemilih.

Sedangkan di Desa Sambirejo terdapat calon tunggal yakni Mulyo Widodo dan terpilih dengan musyawarah mufakat dihadiri 54 pemilih dari 55 orang.

Sedangkan Desa Bandung Ngrampal terpilih Yarmanto dengan 30 suara. Unggul dari Joko Purwanto sebanyak 15 suara. Total pemilih terdapat 45 orang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sragen Pujiatmoko menjelaskan, tiga kades antar waktu tersebut akan dilantik 29 Desember mendatang. Bersamaan dengan pilkades yang lalu.

”Pelantikan bareng dengan hasil pilkades serentak lalu,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan kades yang terpilih ini masih memungkinkan menjabat 1 hingga 2 tahun menyelesaikan masa jabatan kades sebelumnya. Sejauh ini masih ada sejumlah desa yang masih kosong kepemimpinannya. Salah satunya desa Jati, Kecamatan Masaran yang kadesnya meninggal dunia.

”Kalau situasinya seperti desa Jati belum, keri sik. Terlalu mepet jadi paling mungkin dilaksanakan tahun depan,” ujar Puji. (din/adi)

Editor : Damianus Bram
#Pemilihan Kepala Desa #Pilkades Antar Waktu #desa bandung #desa sambirejo #calon legislatif #kades #caleg #desa krikilan