Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Warga Boyolayar sekitar Waduk Kedung Ombo Sragen Panen Kelengkeng, Segini Omzetnya

Ahmad Khairudin • Rabu, 3 April 2024 | 03:29 WIB
Warga Boyolayar menimbang Kelengkeng yang akan dikirim ke pembeli. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Warga Boyolayar menimbang Kelengkeng yang akan dikirim ke pembeli. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Warga yang bermukim di tepian Waduk Kedung Ombo, khususnya Dukuh Boyolayar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang menuai hasil program bupati 20 tahun lalu. Berkat kejelian mantan bupati Untung Wiyono yang melihat peluang budidaya kelengkeng di tanah yang gersang, kini warga setempat menikmati hasilnya.

Kini setiap warga yang memiliki pohon kelengkeng menikmati hasil panen buah. Bahkan ada yang bisa mendapatkan Rp 45 juta dari buah kelengkeng tersebut ketika musim panen. Pohon kelengkeng saat ini berjumlah ribuan. Asalnya dari bantuan bibit Bupati Untung Wiyono pada masa menjabat.

Salah seorang warga Boyolayar Maridi mengatakan, panen buah Kelengkeng sudah berjalan sekitar seminggu. Kebanyakan sudah dibeli dari luar Sragen. Dia sendiri memanen 1 ton dari 15 pohon.

”Sudah berhasil terjual ke luar kota seperti ke Boyolali, Magelang, Madiun, Purwodadi, Jakarta dan sekitar Soloraya,” ujarnya.

Dia menyampaikan kualitas buah kelengkeng dari Boyolayar segar dan bertahan lama. Panen Kelengkeng tahun ini sangat bagus dari pada tahun tahun sebelumnya. Selain itu, pemilik pohon siap melayani pembelian langsung atau COD. Untuk harga buah Kelengkeng Boyolayar 1 kilogram (kg) dijual Rp 15.000 ambil sendiri.

Sementara Paryanti,50, warga Boyolayar lainnya menyampaikan rasa syukurnya. Berkat bantuannya, saat ini warga Boyolayar mempunyai tambahan penghasilan. Padahal sebelumnya tanah pinggiran WKO terkenal tandus dan tidak produktif.

”Dengan adanya bibit Kelengkeng kini warga bisa mendapatkan penghasilan tinggi setiap tahun,” terangnya.

Paryanti menambahkan, panen buah Kelengkeng di Boyolayar akan berlangsung hingga Idul Fitri. Sehingga kesempatan bagi pemudik untuk membeli langsung dan mengunjungi Boyolayar.

”Kalau puncak panen diperkirakan sampai hari raya Idul Fitri. Sekali panen satu pohon bisa Rp 3 juta,” ujarnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#kelengkeng #waduk kedung ombo #boyolayar #sumberlawang #panen buah