Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mengenal Petilasan Eyang Somenggolo di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen: Ada Ritual Kejar Jabatan

Ahmad Khairudin • Senin, 29 Juli 2024 | 16:28 WIB
NGALAP BERKAH: Peziarah dari luar daerah berkunjung ke Petilasan Eyang Somenggolo di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, belum lama ini.
NGALAP BERKAH: Peziarah dari luar daerah berkunjung ke Petilasan Eyang Somenggolo di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, belum lama ini.

RADARSOLO.COM - Petilasan Eyang Somenggolo di Dusun Mentir, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen masih dianggap keramat oleh warga sekitar.

Ritual masih sering dilakukan pada malam-malam tertentu. Biasanya, pelaku ritual hendak punya hajat menjadi pejabat atau abdi negara.

Lokasi di sekitar petilasan Eyang Somenggolo menurut penuturan warga cukup wingit alias angker.

Di sana terdapat pohon beringin yang cukup rindang. Hingga saat ini, kegiatan ritual dan syukuran sering dilakukan. Terutama saat bersih desa di bulan Suro.

Perangkat Desa Bener Wanto menjelaskan, warga sekitar percaya petilasan tersebut ditunggu sosok tak kasat mata.

Oleh warga, sosok tersebut dijuluki Mbah Sambi. “Cerita ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dulu,” ujar Wanto, kemarin (27/7/2024).

Terlepas dari sosok tersebut, pengunjung yang berziarah biasanya datang pada malam hari.

“Banyak orang berziarah atau ritual setelah lewat tengah malam. Pada umumnya ziarah membawa bunga dan dupa hio. Kalau ke petilasan, pasti punya keinginan tertentu,” kata Wanto.

Wanto mencontohkan ada peziarah dengan latar belakang calon kepala desa (kades). Berziarah di petilasan supaya menang dalam pemilihan kepala desa (pilkades).

“Ada juga yang ziarah dengan harapan lulus ujian menjadi abdi negara atau aparat penegak hukum. Biasanya yang datang orang tua, yang anaknya nyalon jadi aparat penegak hukum dan calon pegawai negeri sipil (PNS),” imbuhnya.

Fenomena mistis lainnya di Petilasan Eyang Somenggolo, berkaitan dengan alam. Seperti angin ribut atau hujan deras.

Warga sekitar lantas mendatangi petilasan untuk berdoa, agar lingkungan sekitar terhindar dari bencana alam.

“Pada umumnya peziarah datang Jumat Legi (penanggalan Jawa). Banyak yang ziarah ke sini,” beber Wanto.

Sementara itu, bulan Suro ini dimanfaatkan warga sekitar Petilasan Eyang Somenggolo untuk bersih desa.

Biasanya digelar pertunjukan wayang kulit, dengan anggaran sukarela dari warga sekitar.

“Bulan Suro tahun ini kami belum tahu akan digelar wayangan atau tidak,” bebernya. (din/fer/dam)

Editor : Damianus Bram
#Petilasan Eyang Somenggolo #ngrampal #sragen #desa bener