Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pria Tanpa Identitas Meninggal Tertabrak Kereta Api Banyubiru di Sumberlawang Sragen, Begini Kronologinya

Ahmad Khairudin • Senin, 16 Desember 2024 | 19:03 WIB
Polisi mengevakuasi jasad laki-laki tanpa identitas yang tertabrak KA di jalur Semarang-Solo, Kecamatan Sumberlawang, Sragen pada Minggu (15/12/2024) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Polisi mengevakuasi jasad laki-laki tanpa identitas yang tertabrak KA di jalur Semarang-Solo, Kecamatan Sumberlawang, Sragen pada Minggu (15/12/2024) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Peristiwa tragis terjadi di jalur kereta api (KA) Semarang-Solo pada Minggu (15/12/2024) malam.

Seorang laki-laki tanpa identitas ditemukan meninggal tertabrak KA di kilometer 72+5/6, Dukuh Kuncen, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen sekitar pukul 22.15.

Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan Stasiun Goprak, Widya Utomo, yang menerima laporan dari masinis kereta api.

Menurut keterangan masinis, korban sempat diberikan peringatan dengan membunyikan klakson dan menyalakan lampu sorot.

Namun korban tetap melanjutkan perjalanannya hingga akhirnya tertabrak KA penumpang Banyubiru nomor 308A.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban.

Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi membenarkan kejadian tersebut.

Kapolres menjelaskan, korban mengalami luka yang sangat parah di bagian kepala, kaki, dan perut akibat benturan dengan kereta api.

Tim Inafis Polres Sragen telah melakukan olah TKP dan memeriksa jenazah korban.

Namun, karena tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitasnya.

Menanggapi kejadian ini, Kapolres Sragen mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, terutama saat melintas di perlintasan kereta api.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyeberang sembarangan di jalur kereta api. Selalu utamakan keselamatan," tegas Kapolres.

Dia menuturkan kecelakaan kereta api seringkali terjadi akibat kelalaian manusia, seperti menyeberang sembarangan atau tidak memperhatikan peringatan dari petugas.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi peraturan yang berlaku di perlintasan kereta api. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#KA #Banyubiru #masinis #evakuasi #kereta api #sragen #Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi #olah tkp #sumberlawang