Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sempat Hilang Tiga Hari, Buruh Tani di Sragen Meninggal di Bengawan Solo

Ahmad Khairudin • Selasa, 24 Desember 2024 | 04:10 WIB
Proses evakuasi jasad perempuan dari Sungai Bengawan Solo di Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen pada Senin (23/12/2024) sore. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Proses evakuasi jasad perempuan dari Sungai Bengawan Solo di Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen pada Senin (23/12/2024) sore. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Dukuh, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen pada Senin (23/12/2024) sore.

Korban diketahui bernama Suratmi, 61,seorang buruh tani. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarsolo.com, penemuan jenazah ini bermula dari laporan warga yang hendak mencari ikan.

Saksi mata melihat ada benda mencurigakan mengambang di sungai dan setelah didekati ternyata adalah seorang perempuan yang sudah meninggal dunia.

Setelah dilakukan evakuasi, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk dilakukan visum.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Diperkirakan, Suratmi telah meninggal dunia sekitar 3 hari sebelum ditemukan.

Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi membenarkan kejadian tersebut.

”Korban memiliki riwayat penyakit lupa ingatan. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Sabtu (21/12/2024),” ujar kapolres. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#visum #mencari ikan #sragen #Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi #mayat perempuan #sidoharjo #sungai bengawan solo