Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jembatan Butuh Sragen Akhirnya Diresmikan, Akses Kecamatan Masaran-Plupuh Lancar

Ahmad Khairudin • Selasa, 7 Januari 2025 | 00:52 WIB
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama forkompimda meresmikan Jembatan Butuh di Sungai Bengawan Solo, Senin (6/1/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama forkompimda meresmikan Jembatan Butuh di Sungai Bengawan Solo, Senin (6/1/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pembangunan Jembatan Butuh penghubung kecamatan Plupuh dengan Masaran di Sragen akhirnya diresmikan, Senin (6/1/2025).

Jembatan yang sempat roboh lantaran diterjang arus Bengawan Solo saat proses pembangunan ini akhirnya rampung.

Jembatan Butuh diresmikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Sebelum ada jembatan Butuh, warga Plupuh yang hendak menuju Masaran atau sebaliknya harus memilih jalan melingkar.

Jalurnya melewati Desa Dari menuju arah Jembatan Sari di Desa Pringanom, Masaran yang jaraknya relatif jauh sekitar 5 kilometer.

”Saya sangat bersyukur, karena terealisasi dalam kurun waktu lama. Sejak ada usulan saat pengajian di makam Butuh 2019. Alhamdulillah selesai terimakasih warga yang mendoakan,” ujar Bupati Yuni.

Bupati mengakui pembangunan jembatan itu penuh perjuangan. Diawali 2019 dengan berbagai drama soal pembebasan lahan, sampai musibah saat proses, akhirnya bisa terealisasi.

Proyek jembatan Butuh dilanjutkan 2024 dengan digelontor Rp 14,4 miliar dan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk kerangka jembatan.

Namun di tengah jalan, proyek bermasalah lantaran penyangga disapu arus Bengawan Solo pada 11 November 2024 lalu.

”Banyak yang mengkhawatirkan proyek tersebut bakal mangkrak lantaran waktu tinggal 1,5 bulan. Memang besar ujiannya. Akhirnya bisa, walau terlambat 4 hari,” selorohnya.

Soal denda, kontraktor pelaksana dibebankan sekitar Rp 50 juta karena molor empat hari dari target penyelesaian proyek pada 31 Desember 2024. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#bengawan solo #bupati sragen kusdinar untung yuni sukowati #sragen #kontraktor #masaran #plupuh #jembatan butuh