Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Terungkap, Ini Penyebab Kecelakaan KA Sancaka vs Truk di Sragen yang Sebabkan Satu Kritis dan Satu Luka

Ahmad Khairudin • Jumat, 10 Januari 2025 | 17:55 WIB

 

Kondisi truk yang mengalami kecelakaan dengan KA Sancaka di jalur KA Masaran, Sragen pada Jumat (10/1/2025) dini hari. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Kondisi truk yang mengalami kecelakaan dengan KA Sancaka di jalur KA Masaran, Sragen pada Jumat (10/1/2025) dini hari. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kecelakaan antara truk dan kereta api (KA) Sancaka di perlintasan Nguwer, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen pada Jumat (10/1/2025) dini hari diduga akibat truk mogok di perlintasan.

Kecelakaan tak dapat dihindari lantaran truk tidak sempat keluar dari rel.

Informasi yang dihimpun di lokasi, bangkai truk dengan berbagai muatan itu masih berada di sekitar lokasi.

Truk terseret sekitar 200 meter dari palang pintu perlintasan. Selain itu kondisinya remuk dan terguling.

Berbagai muatan seperti pakan, kandang burung hingga sepeda motor berserakan di tepi rel kereta.

Hingga pukul 10.00, truk masih belum dievakuasi.

Menurut beberapa warga, truk tersebut melintas dari utara ke selatan. Sementara kereta berjalan dari timur ke barat.

Sebenarnya palang pintu perlintasan tidak rusak, namun truk lewat saat belum ada sinyal kereta.

Sedangkan ketika berada di tengah rel, truk mogok dan mendadak ada sinyal kereta hendak melintas.

Sehingga tidak mungkin terelakan kecelakaan tersebut. Kernet sempat menghindar sehingga hanya mengalami luka ringan. Sedangkan sopir truk kondisinya cukup parah.

Kepala Desa (Kades) Gebang Jumanto mendapatkan sejumlah laporan dari warga bahwa kondisi pintu perlintasan normal.

Baca Juga: Dari Soloraya, Tinggal KPU Klaten yang Belum Penetapan Paslon Bupati-Wakil Bupati Terpilih: Ini Alasannya

Demikian juga petugas penjaga siaga. Namun truk tidak mampu melewati rel tersebut.

”Infonya ketika di tengah, truknya keangkat karena beban muatan, bahkan saat dekat dengan kereta, sopirnya belum turun dari truk,” terangnya.

Dia menambahkan, terkait kejadian di perlintasan kereta itu sudah yang kedua kalinya.

Sebelumnya juga ada truk muatan berambut/sekam. Hanya saja kejadian sudah cukup lama.

”Kalau di lokasi yang sama, seingat saya dua kali ini. Yang pertama sudah sangat lama, sebelum jadi kepala desa, kalau di perlintasan sebidang dengan jalur rel yang sama ada beberapa kejadian,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#kecelakaan #ka sancaka #kereta api #sragen #masaran